Moto G37 Power langsung menonjol karena membawa baterai 7.000mAh, angka yang jarang ditemui di kelas entry-level. Dengan kapasitas sebesar itu, ponsel ini diposisikan sebagai pilihan bagi pengguna yang ingin perangkat 5G sederhana tetapi tahan dipakai lama tanpa sering mencari colokan.
Motorola tidak hanya mengandalkan kapasitas baterai besar pada model ini. Moto G37 Power juga mendapat pengisian kabel 30W, sedangkan Moto G37 biasa memakai baterai 5.200mAh dengan pengisian cepat 20W.
Kedua model tetap dibekali fitur reverse wired charging 6W. Artinya, ponsel bisa menyalurkan daya ke perangkat lain melalui kabel, sebuah fungsi yang terasa praktis untuk kebutuhan harian.
Dua varian, satu arah yang sama
Di luar baterai, Motorola memberi fondasi yang serupa pada Moto G37 dan Moto G37 Power. Keduanya menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6400, menjalankan Android 16, dan mendukung konfigurasi dual-SIM nano.
Layar yang dipakai juga sama, yakni panel LCD 6,6 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1.604 piksel. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz, touch sampling rate 120Hz, kerapatan 264ppi, serta kecerahan puncak hingga 1.050 nits pada mode HBM.
Untuk perlindungan, keduanya memakai Corning Gorilla Glass 7i. Kombinasi layar 120Hz dan proteksi ini membuat dua ponsel tersebut tetap relevan di segmen terjangkau.
Memori dan penyimpanan dibedakan lebih tegas
Moto G37 hadir dalam satu pilihan, yaitu 4GB RAM dan 64GB penyimpanan. Konfigurasinya memakai RAM LPDDR4x dan storage UFS 2.2, dengan harga efektif Rs. 13.999 di India.
Moto G37 Power disiapkan lebih fleksibel lewat dua opsi, yakni 4GB + 128GB dan 8GB + 128GB. Varian 4GB dijual Rs. 15.999, sedangkan model 8GB dibanderol Rs. 18.999.
Motorola juga menambahkan fitur RAM Boost pada Moto G37 Power. Melalui fitur ini, RAM bisa diperluas hingga 12GB, sementara penyimpanan pada kedua model dapat diperluas hingga 1TB lewat kartu microSD.
Kamera dibuat sederhana dan fungsional
Pada bagian belakang, Moto G37 dan Moto G37 Power sama-sama mengandalkan kamera utama 50 megapiksel dengan aperture f/1.8 dan dukungan PDAF. Motorola tidak membangun susunan kamera yang rumit, melainkan memakai sensor cahaya 2-in-1 yang mencakup ambient light sensor dan flicker detector.
Untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, keduanya memakai kamera depan 8 megapiksel. Susunan ini memperlihatkan bahwa Motorola lebih memusatkan perhatian pada fungsi dasar yang stabil daripada gimmick kamera.
Konektivitas, ketahanan, dan bodi
Dari sisi konektivitas, kedua perangkat mendukung 5G, 4G LTE, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.4, GPS, A-GPS, GLONASS, Galileo, QZSS, dan BeiDou. Motorola juga tetap mempertahankan jack audio 3,5 mm serta port USB Type-C.
Sensor sidik jari ditempatkan di sisi bodi, sementara ketahanan fisiknya mendapat rating IP64 untuk debu dan cipratan air. Keduanya juga mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H, yang menambah kesan tangguh untuk ponsel di kelas ini.
Warna dan ukuran perangkat
Moto G37 tersedia dalam warna Pantone Capri dan Pantone Impenetrable. Moto G37 Power hadir dalam dua warna yang sama, ditambah opsi Pantone Nautical Blue.
Secara fisik, Moto G37 punya dimensi 166,23 x 76,50 x 7,85 mm dengan bobot 191 gram. Moto G37 Power sedikit lebih besar dan lebih berat, yaitu 166,23 x 76,50 x 8,89 mm dengan bobot 215 gram, sejalan dengan baterai yang lebih besar.
Untuk pasar India, penjualan keduanya dimulai pada 25 Mei melalui Flipkart, situs Motorola India, dan toko ritel di berbagai wilayah. Motorola juga menyiapkan diskon instan Rs. 5.000 untuk transaksi kartu kredit IDFC, ICICI, dan SBI, serta diskon instan Rs. 5.500 untuk cicilan EMI menggunakan kartu kredit IDFC Bank.
Source: www.gadgets360.com






