Polisi masih memburu tiga remaja lain yang sempat kabur saat penangkapan di kawasan Pasar Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Tiga remaja yang lebih dulu diamankan warga diduga menjadi bagian dari rombongan yang hendak tawuran dan membawa senjata tajam pada tengah malam.
Ketiga remaja yang diamankan masing-masing berinisial AF (16) warga Wonotunggal, Kabupaten Batang, MA (14) warga Tirto, Kota Pekalongan, dan MB (16) warga Medono, Kota Pekalongan. Mereka kemudian diserahkan ke Polsek Wiradesa bersama barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Gerak-gerik mencurigakan di tengah malam
Kecurigaan warga muncul saat melihat sekelompok remaja melintas dengan dua sepeda motor sambil membawa senjata tajam. Subarkah, warga Wiradesa, mengatakan gerak-gerik mereka tampak mencurigakan karena melintas pada tengah malam dengan benda yang diduga akan dipakai untuk tawuran.
Rombongan itu terpantau di area pasar sebelum warga bergerak mengamankan situasi. Saat penangkapan berlangsung, tiga remaja berhasil diamankan, sementara tiga lainnya lebih dulu melarikan diri.
Diduga sudah janjian lewat media sosial
Kepala Polsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto menyebut kelompok tersebut diduga berangkat berjumlah enam orang. Dari hasil interogasi warga, para remaja mengaku hendak tawuran dengan kelompok lain yang disebut berasal dari Kampung Selatan 233, Wonokerto Kulon.
Titik temu yang disebut dalam pengakuan itu berada di kawasan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan. Polisi juga mendalami informasi bahwa tantangan antarkelompok itu dilakukan melalui media sosial.
Pemeriksaan masih berlanjut
Tiga remaja yang sudah diamankan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di kepolisian. Sementara itu, tiga remaja lain yang kabur tetap dalam pencarian petugas.
Maman mengapresiasi warga Wiradesa yang cepat merespons kejadian itu. Menurutnya, peran warga penting untuk mencegah dugaan tawuran berkembang menjadi bentrokan yang lebih luas.
Source: mediaindonesia.com






