Kelas HP murah pada 2026 terlihat makin berisi karena sejumlah fitur yang dulu identik dengan ponsel mahal kini hadir di rentang Rp2 jutaan. Baterai jumbo, layar 120Hz, kamera 50 MP, dan memori besar menjadi paket yang paling sering muncul, dan empat model dari Honor, Realme, Tecno, serta Vivo jadi contoh paling menarik.
Di antara keempatnya, daya tahan baterai mencuri perhatian paling besar. Realme C100i dan Tecno Spark 50 sama-sama membawa kapasitas 7000 mAh, sementara Vivo Y11d menawarkan 6500 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W, sehingga pilihan di kelas ini tidak lagi sekadar soal harga murah.
Baterai jadi daya tarik utama
Realme C100i menonjol karena klaim baterainya bisa bertahan lebih dari satu hari meski dipakai intensif. Fitur reverse charging juga membuat perangkat ini dapat berfungsi seperti power bank saat dibutuhkan.
Tecno Spark 50 mengusung pendekatan serupa dengan harga yang lebih agresif. Baterai 7000 mAh pada model ini diklaim mampu menopang aktivitas hingga dua hari dalam penggunaan normal.
Vivo Y11d mengambil jalur yang sedikit berbeda dengan baterai 6500 mAh dan pengisian cepat 45W. Kombinasi ini membuat proses isi daya terasa lebih singkat dibanding beberapa pesaing di kelasnya.
Layar besar dan refresh rate tinggi ikut meramaikan
Selain urusan daya, layar juga menjadi senjata penting untuk menarik pembeli. Realme C100i membawa layar 6,8 inci dengan refresh rate 120Hz, sedangkan Tecno Spark 50 memakai panel 6,78 inci dengan refresh rate yang sama.
Bagi pengguna yang sering menonton video atau bermain game ringan, kombinasi layar besar dan 120Hz ini memberi pengalaman yang lebih mulus. Di kelas Rp2 jutaan, spesifikasi seperti ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat.
Kamera 50 MP sudah jadi standar baru
Empat model ini sama-sama mengandalkan kamera utama 50 MP untuk kebutuhan foto harian. Honor X6c, Realme C100i, Tecno Spark 50, dan Vivo Y11d memanfaatkan resolusi tersebut untuk hasil yang lebih tajam saat cahaya cukup.
Honor X6c juga dibekali kamera depan 5 MP untuk swafoto dan panggilan video. Sementara itu, Vivo Y11d memasangkan kamera utama 50 MP dengan kamera pendamping agar hasil foto tetap punya warna natural dengan karakter khas Vivo.
Penyimpanan besar dan performa harian
Honor X6c menonjol lewat penyimpanan internal 256 GB, yang menjadi nilai jual utamanya di antara empat perangkat ini. Ponsel tersebut memakai chipset MediaTek Helio G81 Ultra dan diarahkan untuk kebutuhan harian, media sosial, serta game ringan.
Di sisi lain, Vivo Y11d hadir dengan penyimpanan internal 128 GB yang masih cukup lega untuk penggunaan sehari-hari. Konfigurasi ini membuat pengguna tidak perlu cepat-cepat bergantung pada kartu microSD untuk menyimpan berbagai file.
Harga dan posisi masing-masing model
Tecno Spark 50 menjadi yang paling murah di daftar ini dengan harga Rp2.049.000 sampai Rp2.399.000. Realme C100i dibanderol mulai Rp2.499.000 hingga Rp2.799.000, sementara Vivo Y11d berada di kisaran Rp2.549.000 sampai Rp2.599.000.
Honor X6c diposisikan sedikit lebih tinggi dengan harga resmi di Indonesia sekitar Rp2.855.000 sampai Rp2.999.000. Dengan susunan harga tersebut, pembeli bisa memilih sesuai prioritas, apakah mencari baterai terbesar, memori paling lega, atau paket yang lebih seimbang untuk kebutuhan harian.
Source: yoursay.suara.com