Geely Okavango mulai ramai dibicarakan karena SUV ini disebut sudah masuk radar pasar Indonesia dan berpeluang meluncur pada 2026. Model ini menarik perhatian karena membawa paket SUV keluarga besar dengan kabin lapang, tiga baris kursi, dan teknologi mild hybrid 48V.
Di tengah pasar SUV 7-penumpang yang semakin padat, Okavango diposisikan sebagai pilihan yang mengutamakan ruang dan kenyamanan tanpa meninggalkan teknologi modern. Kehadirannya juga memperkuat dugaan bahwa Geely tengah menyiapkan langkah serius untuk kembali meramaikan pasar otomotif Indonesia.
Kabin besar menjadi daya tarik utama
Salah satu alasan Geely Okavango cepat mencuri perhatian ada pada ukuran dan kabinnya. SUV medium ini memang dirancang dengan format tiga baris kursi, sehingga cocok untuk keluarga yang membutuhkan fleksibilitas ruang dalam aktivitas harian maupun perjalanan jauh.
Dimensi mobil ini juga mendukung karakter tersebut. Panjangnya mencapai 4.860 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.770 mm, dan wheelbase 2.825 mm.
Ruang interiornya disebut menjadi nilai paling kuat dari model ini. Baris kedua dan ketiga dikabarkan terasa lega, sehingga penumpang tetap mendapat ruang kaki yang nyaman saat perjalanan panjang.
Bukan sekadar besar, tetapi juga fungsional
Sebutan kembaran Proton X90 muncul karena Okavango dan X90 sama-sama mengusung pendekatan serupa dalam memadukan bodi besar, kabin luas, dan teknologi yang terasa modern. Karakter ini membuat Okavango tidak hanya tampil sebagai SUV berukuran besar, tetapi juga kendaraan yang menonjolkan fungsi keluarga.
Layout kabinnya dibuat modern dan ergonomis agar mudah digunakan dalam berbagai kebutuhan. Jok yang empuk dan konfigurasi 7 penumpang ikut memperkuat kesan nyaman yang ditawarkan mobil ini.
Karakter seperti itu membuat Okavango relevan di segmen yang sangat sensitif terhadap ruang. Konsumen keluarga umumnya mencari mobil yang praktis, mudah diatur, dan tetap nyaman untuk semua penumpang di setiap baris.
Mesin 1.5 turbo dengan bantuan mild hybrid 48V
Di bagian mesin, Geely Okavango memakai bensin 1.5 liter turbo yang dipadukan dengan sistem mild hybrid 48V. Teknologi ini bekerja dengan bantuan motor listrik kecil untuk mendukung efisiensi pada kondisi tertentu.
Output yang tercatat mencapai 190 hp dan torsi 300 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi 7-speed Dual Clutch Transmission atau DCT.
Kombinasi ini memberi beberapa manfaat, mulai dari akselerasi yang lebih responsif, perpindahan gigi yang lebih halus, sampai efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Emisinya juga disebut lebih rendah dibanding mesin konvensional murni.
Perlengkapan keselamatan yang cukup lengkap
Untuk sebuah SUV keluarga, fitur keselamatan tentu menjadi perhatian penting. Okavango dibekali 10 airbag, Hill Start Assist, Hill Descent Control, Tire Pressure Monitoring System atau TPMS, dan Blind Spot Detection.
Rangkaian fitur tersebut memberi lapisan perlindungan tambahan bagi penumpang sekaligus membantu pengemudi menghadapi beragam kondisi jalan. Di segmen SUV keluarga, kelengkapan seperti ini menjadi nilai yang cukup menentukan karena pembeli tidak hanya melihat ruang kabin, tetapi juga rasa aman.
Sinyal kehadiran di Indonesia makin kuat
Geely Okavango bukan hanya sebatas bahan pembicaraan. SUV ini disebut sudah beberapa kali tertangkap kamera saat diuji di Indonesia dan juga dikabarkan telah masuk tahap registrasi.
Sinyal tersebut memperkuat indikasi bahwa Geely benar-benar menyiapkan langkah masuk lagi ke pasar Indonesia. Jika rencana tersebut berjalan sesuai kabar yang beredar, Okavango bisa menjadi salah satu model penting dalam strategi kembalinya merek asal Tiongkok itu.
Di pasar Filipina, Geely Okavango dipasarkan dengan harga di kisaran menengah. Dengan modal bodi besar, kabin super lega, mesin mild hybrid, dan fitur keselamatan yang lengkap, model ini berpotensi menjadi penantang SUV 7-seater Jepang serta SUV keluarga modern lainnya.
