Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas Di Drainase Pantura Situbondo, Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan

Author: Redaksi Android62

Polres Situbondo masih mendalami penyebab kematian seorang bidan yang ditemukan tewas di saluran drainase wilayah Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. Hingga kini, kasus itu masih ditempatkan sebagai dugaan pembunuhan sambil menunggu hasil penyelidikan lanjutan.

Korban diketahui bernama Murtafia Rafika Devi, 34 tahun, warga Desa dan Kecamatan Besuki, Situbondo. Jenazahnya dievakuasi ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo sekitar pukul 21.00 WIB setelah ditemukan pada Sabtu malam, 6 Juni 2026, di jalur Pantai Utara Desa Kalianget.

Petugas kepolisian langsung mengamankan lokasi begitu jasad korban ditemukan. Tim Identifikasi Satuan Reserse Kriminal Polres Situbondo kemudian turun ke tempat kejadian perkara untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan awal.

Kepala Kepolisian Sektor Banyuglugur Ajun Komisaris Polisi Teguh Santoso mengatakan tim Inafis sudah memeriksa lokasi sebelum jenazah dibawa ke rumah sakit. Langkah itu dilakukan untuk menelusuri rangkaian peristiwa dan mencari petunjuk yang berkaitan dengan penyebab kematian korban.

Keterangan dari pihak rumah sakit membuat kasus ini semakin menjadi perhatian. Direktur RSUD Besuki dr Imam Haryono membenarkan bahwa Murtafia Rafika Devi merupakan salah satu bidan yang bekerja di rumah sakit tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa korban masih tercatat masuk kerja pada Jumat malam, 5 Juni, sebelum kemudian ditemukan meninggal dunia. Informasi itu menjadi sorotan karena korban masih sempat menjalankan tugasnya sebelum jasadnya ditemukan di drainase.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan rinci dari pihak rumah sakit maupun kepolisian mengenai apa yang terjadi sebelum korban ditemukan. Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya unsur kekerasan dalam peristiwa ini.

Status perkara tersebut tetap berada pada dugaan pembunuhan. Karena itu, penyelidikan lanjutan menjadi fokus utama untuk memastikan penyebab pasti kematian Murtafia dan mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa itu.

Kasus ini juga menyita perhatian publik karena korban adalah tenaga kesehatan yang bekerja di RSUD Besuki. Penemuan jasadnya di saluran drainase kawasan Pantura Banyuglugur membuat aparat masih harus menyusun kembali kronologi kejadian secara hati-hati.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru