Bitcoin Hampir Menyentuh Rekor April, Kenaikan Tipis Bisa Ubah Sejarah Sejak 2020

Author: Redaksi Android62

Bitcoin tinggal membutuhkan dorongan sekitar 0,5% lagi untuk melewati capaian April 2025. Jika itu terjadi sebelum bulan ini berakhir, April akan menjadi bulan terbaik bagi Bitcoin sejak 2020.

Pergerakan itu muncul setelah Bitcoin menguat sekitar 13,71% sepanjang April. Kenaikan tersebut menempatkan aset kripto terbesar ini di ambang rekor kinerja bulanan yang baru, meski pasar masih menunggu kepastian sampai penutupan perdagangan akhir bulan.

Dorongan kecil yang menentukan

Posisi Bitcoin saat ini cukup dekat dengan pencapaian April tahun lalu. Selisih yang tersisa sangat tipis, sehingga perubahan harga dalam beberapa sesi perdagangan terakhir bisa menentukan apakah April akan masuk buku catatan sebagai bulan terkuat dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi ini juga menonjol karena perjalanan Bitcoin di awal tahun tidak berjalan mulus. Januari ditutup dengan penurunan 10,17%, lalu Februari kembali terkoreksi 14,94%.

Pemulihan setelah awal tahun yang lemah

Setelah dua bulan melemah, Maret hanya memberikan kenaikan tipis 1,81%. Baru pada April Bitcoin menunjukkan pemulihan yang jauh lebih solid, dengan laju kenaikan yang sekarang sudah melampaui pola normal bulan tersebut.

Data Coinglass menunjukkan April memang sering menjadi bulan yang cukup kuat bagi Bitcoin. Rata-rata kenaikan April tercatat 13,11%, sementara median return berada di 10,49%.

Capaian Bitcoin pada April ini sudah berada di atas dua ukuran tersebut. Meski begitu, pasar masih menunggu apakah performa itu bisa bertahan hingga akhir bulan.

Rekam jejak April yang naik turun

Melihat lima tahun terakhir, April tidak selalu memberi hasil yang sama bagi Bitcoin. Aset ini naik 14,08% pada 2025 dan melonjak 34,26% pada 2020, tetapi juga sempat turun 14,76% pada 2024.

Pada 2022, April mencatat pelemahan 17,30%, sedangkan 2021 berakhir turun 1,98%. April 2023 hanya memberi kenaikan 2,81%, sehingga pola bulan ini jelas menunjukkan hasil yang sangat beragam dari satu periode ke periode berikutnya.

Sentimen pasar belum sepenuhnya pulih

Di tengah kenaikan harga, suasana pasar belum benar-benar euforia. Fear and Greed Index berada di level 31 pada 25 April, yang masih menempatkan pasar dalam zona Fear.

Sebulan sebelumnya, indikator itu sempat jatuh ke level 10 atau Extreme Fear. Sepekan lalu, angkanya masih di 26, sehingga terlihat ada pemulihan bertahap dalam keyakinan pasar meski belum kuat.

Bitcoin juga masih diperdagangkan di sekitar $77,500. Harga tersebut masih sekitar 38% di bawah rekor tertinggi $126,198 yang tercapai pada Oktober 2025.

ETF, dolar, dan sikap trader yang lebih hati-hati

Pemulihan Bitcoin selama April mendapat bantuan dari arus masuk ETF yang menguat. Di saat yang sama, pelemahan dolar turut membantu memperbaiki minat terhadap aset berisiko seperti kripto.

Namun, reli ini belum terlihat didorong spekulasi berlebihan. Funding rate perpetual BTC sempat berada di sekitar nol atau negatif selama sebagian bulan ini, yang menandakan trader belum agresif mengejar kenaikan lewat leverage.

Kondisi tersebut membuat reli Bitcoin terlihat lebih tertib. Kenaikan harga masih berlangsung tanpa tanda euforia besar dari pasar derivatif.

Tekanan eksternal masih membayangi

Selain faktor pasar, sentimen global juga ikut memengaruhi arah Bitcoin. Ketegangan AS-Iran dan konflik di Timur Tengah membuat pasar keuangan tetap waspada sepanjang April.

Situasi itu menambah lapisan kehati-hatian di tengah pemulihan harga Bitcoin. Karena itu, kenaikan bulanan yang kuat belum otomatis diikuti optimisme luas dari para investor.

Enam sesi perdagangan terakhir akan menjadi penentu apakah Bitcoin mampu menutup April di atas capaian tahun sebelumnya. Jika tambahan sekitar 0,5% berhasil diraih, bulan ini akan tercatat sebagai periode terkuat Bitcoin sejak 2020.

Berita Terbaru