Brasil Punya Stok Bintang yang Tak Terpakai, Joao Pedro hingga Rodrygo Justru Tersisih

Author: Redaksi Android62

Skuad Brasil besutan Carlo Ancelotti menuju Piala Dunia 2026 ternyata meninggalkan banyak nama besar yang tidak kebagian tempat. Dari daftar 26 pemain yang dipilih, justru terlihat bahwa Brasil masih punya kedalaman skuad yang sangat mewah, terutama karena beberapa pemain yang dicoret sedang tampil menonjol di klub masing-masing.

Situasi itu membuat persaingan di tim nasional Brasil tampak sangat ketat. Bahkan di sejumlah posisi, pemain yang tidak masuk daftar masih cukup kuat untuk disebut sebagai alternatif yang layak, tetapi tetap kalah bersaing dengan pilihan Ancelotti.

Persaingan di bawah mistar sangat rapat

Salah satu nama yang paling mencuri perhatian adalah Lucas Perri. Kiper Leeds United itu belum pernah tampil untuk Brasil, tetapi performanya musim ini dinilai pantas memberinya kesempatan.

Meski begitu, posisi penjaga gawang memang sulit ditembus. Ancelotti masih mengandalkan Alisson sebagai pilihan utama, sementara Ederson disiapkan sebagai pelapis sehingga ruang bagi kiper lain praktis tertutup.

Lini belakang ikut menyisakan nama besar

Di sektor pertahanan, Vanderson juga tidak masuk dalam skuad. Situasinya tidak lepas dari musim Monaco yang mengecewakan di Ligue 1 dan kegagalan mereka tampil di kompetisi Eropa.

Vanderson sebenarnya sudah mengoleksi tujuh caps untuk Brasil, termasuk tiga penampilan pada 2025. Namun, ia belum sekalipun bermain di bawah arahan Ancelotti.

Nama lain yang tersisih adalah Eder Militao. Bek Real Madrid itu harus menepi setelah mengalami cedera hamstring pada bulan April, padahal ia sudah mengumpulkan 38 caps dan bisa menjadi andalan di jantung pertahanan.

Thiago Silva juga tidak mendapat tempat dalam seleksi akhir. Bek veteran itu sebenarnya tampil baik bersama Porto, membawa klubnya menjuarai liga dan mencapai perempat final Liga Europa, tetapi performa tersebut belum cukup untuk meyakinkan Ancelotti.

Alex Telles melengkapi daftar bek yang dicoret. Bek kiri Botafogo itu sempat masuk skuad Brasil terakhir pada 2022, namun kali ini namanya tidak pernah benar-benar berada dalam persaingan utama.

Gelandang muda dan berpengalaman sama-sama tersingkir

Di lini tengah, Andrey Santos belum berhasil merebut ruang. Gelandang Chelsea berusia 22 tahun itu masih berusaha memenuhi ekspektasi besar, sementara Brasil memilih opsi lain untuk sektor tersebut.

Ederson dari Atalanta juga kembali diabaikan. Pemain berusia 26 tahun itu baru tiga kali membela Brasil dan harus mengalah dari nama yang lebih berpengalaman seperti Casemiro dan Lucas Paqueta.

Serangan yang paling terasa kehilangan amunisi

Bagian depan menjadi sektor yang paling membuat daftar ini terasa mewah sekaligus menyakitkan. Rodrygo absen setelah mengalami cedera ACL pada awal Maret, padahal winger Real Madrid itu kerap menentukan di momen penting.

Estevao juga tidak masuk karena cedera hamstring pada bulan lalu. Talenta muda yang disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia itu sempat menarik perhatian bersama Chelsea dan diproyeksikan menjadi sosok penting Brasil di masa depan.

Savinho pun ikut tersisih meski memperkuat Manchester City. Ia harus bersaing dengan banyak nama baru di Etihad dan lebih sering menjadi bagian dari rotasi besar ketimbang pilihan utama.

Yang paling mengejutkan datang dari Joao Pedro. Striker Chelsea itu tidak dibawa ke Amerika Utara meski menjalani musim debut yang impresif, dengan catatan 15 gol dalam 34 pertandingan Liga Premier dan tiga gol dalam delapan laga Liga Champions.

Di antara para pemain yang tidak dipanggil, Joao Pedro dianggap sebagai kejutan terbesar karena performanya sedang naik. Richarlison dan Gabriel Jesus juga masuk daftar nama depan yang akan melewatkan musim panas tanpa panggilan ke skuad utama Brasil.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru