BTN Siapkan Paylater di Bale by BTN, Limitnya Akan Menyesuaikan Profil Nasabah

Author: Redaksi Android62

BTN masih menargetkan layanan buy now pay later atau paylater meluncur pada tahun ini, dengan integrasi langsung ke Bale by BTN sebagai pusat layanan digital perseroan. Fitur itu disiapkan tidak sebagai produk terpisah, melainkan sebagai bagian dari ekosistem yang sudah diposisikan BTN sebagai super apps.

Direktur Information Technology BTN Tan Jacky Chen menyebut pengembangan layanan tersebut berjalan paralel di beberapa sisi. Selain teknologi, BTN juga menuntaskan perizinan, mematangkan model bisnis, memperkuat kepatuhan terhadap regulasi, dan menyiapkan tata kelola agar layanan berjalan sesuai ketentuan.

Limit menunggu profil nasabah

BTN belum membuka besaran plafon pembiayaan yang akan diberikan melalui paylater itu. Menurut Jacky, limit akan disesuaikan dengan profil, segmen, dan tingkat kelayakan masing-masing pengguna.

Ia menjelaskan bahwa setiap nasabah akan dievaluasi berdasarkan kecocokan kebutuhan dan segmentasi yang dianggap layak menerima layanan tersebut. Dengan begitu, BTN tidak memakai pendekatan seragam untuk seluruh pengguna.

Terhubung dengan Bale by BTN

Jacky menegaskan Bale by BTN tetap menjadi produk andalan perseroan dan akan terus diperkuat sebagai super apps. Karena itu, paylater baru tersebut akan melekat di dalam Bale, bukan berdiri di luar aplikasi utama BTN.

Integrasi ini menunjukkan strategi BTN untuk memusatkan pengalaman digital nasabah di satu pintu layanan. Bale tetap berjalan seperti biasa sekaligus menjadi wahana utama bagi fitur baru yang sedang disiapkan.

Persiapan dilakukan bertahap

Jacky menyampaikan bahwa seluruh proses dikerjakan secara bertahap agar target peluncuran bisa dicapai. Dalam keterangannya di Menara Radius Prawiro, Jakarta, Selasa (14/7/2024), ia mengatakan BTN melakukan pengembangan sistem paylater secara paralel.

Rencana peluncuran ini sudah lama dibahas di internal BTN. Berdasarkan catatan money.kompas.com, pada 2024 perseroan masih memproses perizinan di Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia.

Aspek Keterangan
Status peluncuran Ditargetkan pada tahun ini
Integrasi layanan Bale by BTN
Penyesuaian limit Berdasarkan profil, segmen, dan kelayakan nasabah
Tahap persiapan Teknologi, perizinan, model bisnis, kepatuhan, dan tata kelola

Sebelumnya, izin dari dua regulator itu sempat diperkirakan keluar pada Maret 2024 sehingga layanan paylater BTN bisa meluncur paling lambat April 2024. Namun hingga kini, layanan tersebut belum juga dirilis.

Dikaitkan dengan KPR BTN

Direktur Utama BTN Nixon pernah menyebut layanan ini dirancang agar biayanya lebih murah dibandingkan banyak produk serupa di pasaran. Dalam paparan kinerja BTN per 31 Desember 2023 pada Senin (12/2/2024), ia menegaskan upaya tersebut ditujukan untuk memberi layanan kepada nasabah dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan paylater dari lembaga lain.

Nixon juga menjelaskan bahwa skema BTN berbeda dari kebanyakan paylater karena ditautkan dengan KPR BTN. Layanan itu tidak ditawarkan lewat aplikasi umum, melainkan kepada nasabah KPR BTN yang sudah ada.

Dalam skema yang pernah dijelaskan, pencairan ditargetkan berlangsung satu sampai dua hari setelah approve. Dana kemudian akan langsung dikreditkan ke rekening paylater, dengan model yang disebut mirip credit card online.

Source: money.kompas.com
Berita Terbaru