Cabai Merah Keriting Dan Bawang Merah Masih Naik, Namun Ayam Dan Bawang Putih Mulai Turun di Jatim

Author: Redaksi Android62

Sebagian kebutuhan dapur di Jawa Timur hari ini terlihat lebih ringan karena sejumlah komoditas penting kompak turun harga. Penurunan paling terasa datang dari cabai merah besar, daging ayam ras, bawang putih honan, serta cabai rawit merah yang sama-sama melemah di pasar.

Pantauan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan menunjukkan pergerakan harga pangan di provinsi ini belum seragam. Dari 17 komoditas yang dicatat, delapan turun, tiga naik, dan sisanya tetap, sehingga pasar masih memperlihatkan arah yang bercampur.

Cabai dan ayam menjadi penekan utama

Cabai merah besar mencatat penurunan paling dalam di antara komoditas yang turun. Harganya berkurang Rp334 atau 0,74 persen menjadi Rp44.789 per kg.

Cabai rawit merah juga ikut melemah dan berada di Rp66.829 per kg. Di sisi lain, daging ayam ras turun 0,44 persen menjadi Rp34.544 per kg, sehingga memberi sedikit ruang bagi pengeluaran harian rumah tangga.

Bawang putih honan pun tidak lepas dari penurunan. Komoditas ini turun 0,53 persen menjadi Rp27.972 per kg dan ikut menambah daftar bahan dapur yang bergerak lebih longgar.

Bahan pokok lain ikut bergerak tipis

Selain kelompok cabai, beberapa kebutuhan pokok lain juga mencatat koreksi ringan. Gula pasir curah turun 0,18 persen menjadi Rp16.858 per kg, sedangkan tepung terigu turun tipis 0,03 persen menjadi Rp11.588 per kg.

Pergerakan ini menunjukkan penurunan harga tidak hanya terkonsentrasi pada komoditas pedas dan protein hewani. Meski begitu, penurunan yang terjadi masih cenderung tipis pada sebagian besar barang tersebut.

Tidak semua harga ikut turun

Di saat beberapa komoditas melandai, cabai merah keriting justru naik paling besar di kelompok yang menguat. Harganya bertambah Rp393 atau 0,95 persen menjadi Rp41.625 per kg.

Bawang merah juga bergerak naik 0,5 persen menjadi Rp38.132 per kg. Minyak goreng sawit kemasan premium turut menguat tipis 0,17 persen menjadi Rp21.598 per liter.

Kenaikan pada tiga komoditas itu membuat harga pangan di Jawa Timur belum turun serempak. Kondisi pasar masih memperlihatkan tekanan yang berbeda-beda pada tiap barang kebutuhan.

Sejumlah harga masih bertahan

Ada pula komoditas yang tidak berubah sama sekali. Daging sapi paha belakang tetap berada di Rp123.485 per kg, sementara Minyakita bertahan di Rp15.689 per liter.

Stabil juga terlihat pada beras premium yang masih di Rp14.735 per kg. Beras medium berada di Rp13.029 per kg, sedangkan kedelai impor tercatat di Rp12.145 per kg.

Beras SPHP Bulog pun belum bergerak dan tetap di Rp11.920 per kg. Di kelompok minyak goreng, minyak goreng sawit curah turun tipis 0,05 persen menjadi Rp19.309 per liter, sehingga arah pergerakannya berbeda dengan varian premium.

Dengan kondisi itu, pasar pangan Jawa Timur hari ini menunjukkan pelemahan yang cukup terasa pada beberapa komoditas yang sering dibeli rumah tangga. Namun, karena sejumlah harga masih naik dan sebagian lain tetap, pergerakan harga belum bisa disebut merata ke seluruh bahan pokok.

Source: databoks.katadata.co.id
Berita Terbaru