Tesla kini memperluas layanan robotaxi tanpa sopirnya ke seluruh wilayah metro Austin. Cakupan yang lebih luas itu membuat layanan tersedia di area yang lebih besar, tetapi belum otomatis menjamin penumpang akan lebih cepat dijemput.
Peta layanan yang diperbarui mencakup wilayah seperti Pflugerville, Manor, I-35, Gigafactory Texas, dan Austin-Bergstrom Airport. Dengan perluasan ini, robotaxi Tesla kini beroperasi di seluruh area metro Austin.
Meski jangkauannya melebar, jumlah kendaraan aktif justru menjadi sorotan utama. Robotaxi Tracker mencatat ada 39 robotaxi tanpa sopir di jalan pada 13 Mei, dengan 27 unit di antaranya berada di Austin.
Data yang lebih baru dari situs yang sama menunjukkan jumlah itu turun menjadi 20 unit di Austin. Perbedaan angka ini membuat dampak nyata bagi pelanggan belum sepenuhnya jelas, karena perluasan wilayah tidak selalu sejalan dengan kapasitas armada yang cukup.
Kondisi tersebut membuat pengalaman pengguna bisa bergerak ke dua arah. Di satu sisi, lebih banyak kawasan Austin kini dapat mengakses layanan robotaxi Tesla. Di sisi lain, armada yang tersebar lebih tipis dapat memicu waktu tunggu yang lebih panjang.
Untuk layanan berbasis kendaraan otonom, sebaran armada memang sangat penting. Jika mobil yang tersedia terlalu sedikit untuk melayani area yang terlalu luas, proses penjemputan cenderung melambat dan layanan bisa terasa kurang andal.
Perluasan ini juga disebut sebagai yang kelima Tesla di Austin menurut Teslarati, sekaligus yang pertama sejak akhir Oktober 2025. Tesla sendiri mengonfirmasi langkah itu melalui platform sosial X.
Di luar pusat kota, cakupan yang lebih besar memberi potensi penggunaan yang lebih luas untuk perjalanan ke bandara, rute suburban, dan perjalanan jarak lebih jauh di Austin. Namun manfaat seperti itu hanya akan terasa jika kendaraan yang tersedia benar-benar memadai.
Perdebatan soal robotaxi Tesla pun belum mereda. Pendukung melihat ekspansi Austin sebagai tanda kemajuan, sementara kritikus menilai layanan ini masih relatif kecil, belum mencapai target publik sebelumnya, dan masih bergantung pada pengemudi jarak jauh.
Respons pembaca di kolom komentar liputan CleanTechnica juga terbelah. Sebagian menyambut perluasan wilayah layanan, sementara yang lain menyoroti aspek keamanan dan kesiapan operasi saat cakupan dibuat lebih luas.
