Pengecekan bantuan sosial untuk lansia dan penyandang disabilitas kini bisa dilakukan langsung lewat HP. Cara ini memudahkan penerima maupun keluarga yang mendampingi untuk memantau status bantuan tanpa perlu datang ke kantor pemerintah.
Layanan digital tersebut juga membuat proses pemantauan menjadi lebih cepat dan praktis. Masyarakat dapat mengetahui apakah bantuan sudah disalurkan, masih diproses, atau belum tersedia untuk dicairkan.
Cek dilakukan lewat aplikasi resmi Kemensos
Pemerintah menyediakan layanan pengecekan melalui aplikasi resmi Kementerian Sosial. Pengguna cukup mengunduh aplikasi itu lewat Play Store atau App Store, lalu masuk ke menu pengecekan bantuan sosial.
Setelah menu terbuka, NIK KTP perlu diketik dengan benar sebelum menekan tombol Cari Data. Sistem kemudian akan memeriksa status penerima bansos dan menampilkan informasi yang dibutuhkan.
Status bantuan bisa dipantau secara berkala
Hasil pengecekan memberi gambaran apakah bantuan sudah cair, masih dalam proses verifikasi, atau belum bisa dicairkan. Informasi ini membantu penerima memahami posisi data mereka tanpa harus menunggu pemberitahuan manual.
Pemantauan rutin juga berguna agar penerima segera mengetahui perkembangan terbaru. Dengan begitu, bantuan dapat digunakan sesuai kebutuhan tanpa terlambat menerima informasi pencairan.
Siapa yang berhak menerima bantuan
Tidak semua lansia dan penyandang disabilitas otomatis masuk sebagai penerima. Bantuan hanya diberikan kepada mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dan terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN.
Selain itu, penerima harus memiliki dokumen kependudukan yang masih berlaku. Pemerintah juga mensyaratkan agar penerima tidak menerima bantuan sejenis yang menimbulkan tumpang tindih program.
Data DTSEN perlu diperbarui
Keakuratan data sangat memengaruhi kelancaran penyaluran bantuan sosial. Karena itu, masyarakat disarankan memperbarui data jika terjadi perubahan kondisi ekonomi atau data kependudukan.
Pembaruan dapat dilakukan melalui sistem DTSEN atau dengan melapor ke petugas desa, kelurahan, maupun pendamping sosial setempat. Langkah ini penting agar NIK, alamat, dan identitas penerima tetap sesuai kondisi terbaru.
Langkah yang perlu dicek secara rutin
Setelah data dinyatakan valid, penerima tetap perlu memantau pencairan secara berkala. Pengecekan bisa dilakukan melalui aplikasi Kemensos, rekening bank penyalur, mobile banking, atau ATM untuk melihat saldo.
Jika bantuan belum diterima, kendala perlu segera dilaporkan kepada pendamping sosial. Pemantauan rutin membantu penerima memperoleh informasi lebih cepat dan mengurangi risiko terlambat mengetahui status bantuan.
Bagi lansia dan penyandang disabilitas, akses cek bansos lewat HP menjadi cara yang sederhana untuk memastikan bantuan berjalan sesuai status data. Selama NIK, data kependudukan, dan pembaruan DTSEN tetap dijaga, proses pemantauan bantuan bisa dilakukan lebih mudah dan tepat sasaran.
