Status pencairan Program Indonesia Pintar atau PIP kini bisa dipantau langsung lewat ponsel melalui SIPINTAR. Pada Juni 2026, pengecekan ini menjadi penting karena penyaluran bantuan pendidikan masih berlangsung dan status dana dapat berubah sewaktu-waktu.
Di periode penyaluran yang masih berjalan itu, PIP 2026 berada pada Termin II yang berlangsung pada Mei-September 2026. Karena itu, orang tua dan siswa disarankan mengecek secara berkala agar tidak ketinggalan informasi saat dana sudah masuk ke rekening penerima.
Data yang perlu disiapkan
Untuk memeriksa status penerima PIP dari HP, pengguna perlu menyiapkan NISN, NIK, dan perangkat yang terhubung internet. Setelah itu, buka browser di ponsel dan akses laman resmi SIPINTAR PIP Kemendikdasmen.
Di halaman verifikasi, masukkan NISN pada kolom yang tersedia lalu lanjutkan dengan NIK pada kolom berikutnya. Setelah data diisi, tekan tombol verifikasi data atau pencarian agar sistem menampilkan hasil pemeriksaan.
Informasi yang akan muncul
Jika data sesuai, SIPINTAR akan menampilkan status penerima PIP, tahap penyaluran bantuan, status pencairan dana, serta keterangan rekening penerima bantuan. Informasi itu membantu pengguna mengetahui apakah dana sudah cair atau masih diproses.
Selain nama penerima, keterangan rekening juga ikut ditampilkan setelah proses verifikasi berhasil. Dengan begitu, pengecekan tidak hanya memberi kepastian status bantuan, tetapi juga membantu melihat informasi administratif yang terkait dengan pencairan.
Besaran bantuan PIP 2026
Besaran dana PIP berbeda menurut jenjang pendidikan. Untuk TK, bantuan per tahun tercatat Rp 450.000, sedangkan SD/SDLB/Paket A juga memperoleh Rp 450.000 per tahun.
| Jenjang | Besaran Dana per Tahun |
|---|---|
| TK | Rp 450.000 |
| SD/SDLB/Paket A | Rp 450.000 |
| SMP/SMPLB/Paket B | Rp 750.000 |
| SMA/SMK/SMALB/Paket C | Rp 1.800.000 |
Untuk siswa baru dan kelas akhir di beberapa jenjang, nilai bantuan juga berbeda. SD/SDLB/Paket A menerima Rp 225.000, SMP/SMPLB/Paket B Rp 375.000, dan SMA/SMK/SMALB/Paket C Rp 900.000.
Mengapa pengecekan perlu dilakukan berkala
Karena pencairan masih berlangsung, hasil pengecekan bisa berubah mengikuti progres penyaluran. Pemeriksaan berkala lewat SIPINTAR menjadi cara paling praktis untuk memantau perkembangan tanpa harus menunggu kabar manual.
Akses lewat HP juga memudahkan keluarga siswa memeriksa status dari mana saja selama koneksi internet tersedia. Selama NISN dan NIK benar, proses verifikasi dapat dilakukan langsung melalui browser di perangkat yang digunakan.
