Chery Siapkan Omoda O4 di GIIAS 2026, Pilihan SUV Listrik Bisa Makin Rapat

Author: Redaksi Android62

Chery berpeluang menambah satu lagi SUV listrik murni di Indonesia melalui Omoda O4 pada GIIAS 2026. Kehadiran model ini dapat membuat pilihan kendaraan listrik Chery semakin padat setelah E5 dan J6.

Rencana tersebut penting di tengah persaingan SUV listrik dari merek China yang terus meluas. Omoda O4 diposisikan sebagai kandidat untuk memberi alternatif baru bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan berbasis baterai.

O4 Masih Berstatus Kandidat

Menurut ridertua.com, Omoda O4 menjadi salah satu model yang disiapkan untuk memperluas lini Omoda di Indonesia. SUV listrik tersebut sebelumnya telah diperlihatkan di China, tetapi rincian versi pasar Indonesia belum tersedia.

Chery juga belum memastikan peluncuran O4, spesifikasi akhir, maupun status produksinya di Indonesia. Karena itu, kesamaan antara model yang telah ditampilkan di China dan unit yang berpotensi masuk ke pasar domestik masih belum dapat dipastikan.

Model Status di Indonesia Peran dalam Lini BEV
Chery E5 Sudah dijual Mobil listrik pertama Chery di Indonesia
Chery J6 Sudah dijual Melengkapi pilihan kendaraan listrik murni
Omoda O4 Kandidat model baru Berpeluang diperkenalkan pada GIIAS 2026

Penambahan Model Menjadi Kebutuhan

Saat ini, E5 dan J6 menjadi fondasi lini battery electric vehicle atau BEV Chery di Indonesia. E5 lebih dahulu dipasarkan sebagai mobil listrik pertama merek tersebut, kemudian disusul J6 beberapa tahun setelahnya.

Penjualan kedua model itu disebut bergerak fluktuatif karena terkadang masuk daftar 20 besar dan pada periode lain tidak terlihat di daftar tersebut. Situasi ini membuat perluasan pilihan BEV dipandang penting agar Chery tidak hanya bertumpu pada dua model.

Di sisi lain, lini plug-in hybrid Chery menunjukkan perkembangan yang lebih kuat melalui seri Tiggo CSH. Model-model tersebut disebut mampu menempati peringkat tiga besar penjualan dalam beberapa bulan terakhir.

Kinerja tersebut menunjukkan Chery memiliki pijakan di pasar kendaraan ramah lingkungan, tetapi persaingan mobil listrik murni tetap memerlukan strategi tersendiri. Omoda O4 dapat menjadi salah satu jawaban untuk memperlebar jangkauan produk di segmen SUV listrik.

Identitas Omoda Belum Tegas

Masuknya O4 juga membuka kembali pertanyaan mengenai posisi Omoda sebagai merek di Indonesia. Dalam grup yang sama, Jetour, Jaecoo, iCar, dan Lepas telah menjalankan penjualan produk dengan identitas masing-masing.

Omoda berpeluang dikembangkan sebagai merek tersendiri agar lebih leluasa membawa model baru. Namun, arah itu belum dipastikan karena E5 telah lebih dahulu dipasarkan sebagai produk Chery.

E5 sempat menggunakan emblem Omoda setelah mendapat penyegaran pada tahun lalu. Emblem tersebut disebut akan dilepas secara bertahap untuk memperjelas identitas E5 sebagai model Chery.

Apabila O4 dipasarkan dengan merek Omoda, kendaraan ini dapat menjadi produk pertama dari identitas tersebut di Indonesia. Keputusan penamaan itu akan memengaruhi susunan lini SUV listrik Chery pada masa mendatang.

Masih Ada Kandidat Lain

Selain O4, Omoda memiliki C7 yang diposisikan sebagai SUV dengan tampilan lebih modern dibanding E5. Omoda 9 juga berpotensi mengisi kelas SUV mewah berdasarkan desain dan kemewahan yang ditawarkannya.

Chery turut disebut menyiapkan hatchback listrik bernama Q untuk menghadapi persaingan pada segmen berbeda. Model itu akan berhadapan dengan Geely EX2 dan BYD Atto 1, sementara harga resminya masih belum diumumkan.

GIIAS 2026 berpotensi menjadi panggung bagi Chery untuk memperlihatkan arah pengembangan kendaraan listriknya di Indonesia. Fokus perluasan tersebut tetap mengarah pada penambahan pilihan, terutama ketika pasar SUV listrik murni semakin ramai.

Berita Terbaru