Citroen Siapkan 2CV Baru, Mobil Listrik Kecil Ini Dibidik Jadi Yang Termurah Di Eropa

Author: Redaksi Android62

Citroen sedang menyiapkan langkah yang cukup berani dengan menghidupkan kembali nama 2CV dalam wujud mobil listrik mungil. Model ini diposisikan sebagai hatchback listrik kecil dengan harga yang ditargetkan jauh lebih terjangkau, sehingga peluangnya untuk masuk ke pasar mobil listrik murah di Eropa terlihat sangat besar.

Yang menarik, 2CV baru tidak diperlakukan sebagai sekadar tempelan nama lama. Citroen justru ingin menghidupkan kembali semangat mobil rakyat yang dulu terkenal sederhana, fungsional, dan murah dipakai, lalu membawanya ke kebutuhan mobilitas listrik masa kini.

Dari ikon lama ke bentuk baru

Arah desain 2CV generasi baru disebut akan mengambil inspirasi dari siluet lengkung khas 2CV asli. Bocoran tampilan yang sudah dipresentasikan memperlihatkan bentuk bulat dan ceria, tetapi Citroen tidak memilih jalur retro murni.

Pabrikan asal Prancis itu tampak menggabungkan proporsi klasik dengan bahasa desain dari konsep baru dan mobil listrik modern. Hasilnya diharapkan tetap terasa akrab bagi penggemar 2CV lama, namun tidak terlihat seperti replika masa lalu.

Kepala Citroen Xavier Chardon juga ikut mengakui proyek ini setelah sebelumnya hanya beredar sebagai rumor. Ia menyebut model tersebut sebagai “a true people’s car designed for real life”, sebuah pernyataan yang menegaskan posisi 2CV baru sebagai mobil untuk penggunaan harian.

Harga yang jadi senjata utama

Citroen menargetkan versi produksi 2CV baru mulai dijual pada 2028 dengan harga di bawah €15.000. Bila target itu tercapai, model ini akan langsung masuk jajaran mobil listrik termurah di Eropa.

Posisi harganya disebut akan berada di bawah Dacia Spring, Renault Twingo, dan BYD Dolphin Surf. Strategi ini juga sejalan dengan arah baru Stellantis untuk menghadirkan mobil listrik yang lebih kecil dan lebih murah di Eropa.

Di sisi produksi, grup tersebut berencana membuat 2CV baru di Italia. Jalur yang sama juga akan digunakan untuk city car Fiat bernuansa nostalgia yang terinspirasi dari Panda asli.

Tanda bahwa pasar mobil kecil kembali terbuka

Rencana Citroen muncul saat pasar Eropa kembali memberi ruang bagi mobil listrik kompak. Regulator di kawasan itu sedang mempertimbangkan insentif untuk mobil listrik kecil yang diproduksi secara lokal.

Minat terhadap mobil mungil bernuansa retro juga ikut menguat. Keberhasilan model listrik seperti Renault 5 menunjukkan bahwa pasar masih menerima mobil kecil yang punya karakter, selama tetap praktis dan terjangkau.

Dalam konteks itu, 2CV baru tidak hanya dibaca sebagai proyek nostalgia. Citroen tampak ingin menjadikannya kendaraan listrik yang relevan untuk kebutuhan sehari-hari di tengah perubahan pasar.

Jadwal peluncuran dan peran di jajaran Citroen

Sebelum masuk ke produksi, versi konsep 2CV baru dijadwalkan tampil pada Paris Motor Show musim gugur ini. Setelah itu, model produksi akan mengejar target peluncuran pada 2028.

Chardon menyebut model ini sebagai salah satu dari tujuh mobil baru Citroen yang akan meluncur hingga 2030. Artinya, 2CV baru menjadi bagian dari rencana produk yang lebih besar, bukan proyek tunggal yang berdiri sendiri.

Citroen sendiri sedang mencoba mengubah makna 2CV untuk era sekarang. Jika dulu mobil ini dikenal sebagai kendaraan sederhana dengan biaya pakai rendah, kini nama itu dipersiapkan untuk menjadi EV murah yang tetap punya karakter kuat.

Reputasi 2CV klasik justru menjadi modal penting dalam proyek ini. Mobil lamanya dulu terkenal sangat santai di jalan, sampai-sampai julukan “tin snail” melekat karena akselerasi 0-62 mph atau 100 km/jam-nya membutuhkan sekitar 30 detik.

Kini, Citroen tampaknya ingin mengganti citra lambat itu dengan identitas baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan mobilitas listrik. Jika semua rencana ini berjalan sesuai target, 2CV berpeluang kembali dikenal sebagai mobil rakyat di era listrik.

Source: www.carscoops.com
Berita Terbaru