Coinbase mempercepat langkahnya untuk berubah dari bursa kripto menjadi platform keuangan yang jauh lebih luas. Perusahaan publik itu kini menyiapkan perdagangan saham bertoken, opsi untuk kripto dan ekuitas, serta sejumlah layanan baru yang mengarah pada satu tujuan besar: menjadi tempat semua kebutuhan finansial dalam satu aplikasi.
Arah ekspansi tersebut menegaskan ambisi Coinbase untuk membuat pengguna dapat menyimpan, memperdagangkan, berinvestasi, meminjam, dan membelanjakan aset di satu lokasi. Ben Shen, Head of Financial Services Coinbase, menyebut pendekatan itu sebagai ekonomi yang memberdayakan, sekaligus menggambarkan target perusahaan untuk menjadi rekening keuangan utama bagi para penggunanya.
Saham bertoken dan opsi jadi langkah paling menonjol
Dalam beberapa bulan mendatang, Coinbase akan meluncurkan perdagangan opsi untuk kripto dan saham tradisional. Di saat yang sama, perusahaan juga menyiapkan perdagangan saham bertoken yang akan membayar dividen secara otomatis kepada pemegangnya.
Brian Armstrong sebelumnya telah mendorong inisiatif saham bertoken itu melalui media sosial. Ia membedakannya dari produk tokenisasi lain yang menurutnya hanya berbentuk derivatif atau IOU.
Armstrong juga menegaskan bahwa produk tersebut akan didukung penuh secara 1:1. Dalam unggahan di X, ia menyebut pengguna akan memiliki “an actual chunk of the company on-chain”.
Ekuitas lama akan ikut dipindahkan ke platform Coinbase
Menjelang peluncuran opsi ekuitas, Coinbase akan mengizinkan pengguna memindahkan portofolio saham yang sudah ada ke platformnya. Setelah itu, saham tersebut dapat diperdagangkan langsung di Coinbase.
Perusahaan juga sedang membangun platform perdagangan yang lebih kuat bagi pemilik aset ekuitas. Langkah ini menunjukkan bahwa Coinbase tidak hanya membidik trader kripto, tetapi juga investor saham yang ingin mengelola berbagai aset di satu aplikasi.
Ekspansi layanan finansial meluas ke banyak arah
Di luar saham dan opsi, Coinbase juga menyiapkan kemampuan baru untuk meminjam dengan jaminan Solana yang di-staking. Perusahaan turut meluncurkan portal perjalanan baru untuk Coinbase One Card, yang dirancang memberi hadiah Bitcoin lebih besar.
Coinbase juga baru mengumumkan pre-IPO perps. Produk itu memungkinkan trader mengambil posisi long atau short pada perusahaan sebelum IPO, dimulai dengan SpaceX yang disebut sebagai IPO bernilai rekor.
Selain itu, perusahaan memperkenalkan kontrak pasar prediksi baru untuk proyeksi harga kripto berbasis waktu. Pengguna juga akan mendapat akses instan ke token baru di Solana dan Base, jaringan layer-2 Ethereum yang diinkubasi Coinbase.
Coinbase One Card mendapat dorongan baru
Kartu andalan perusahaan, Coinbase One Card, ikut memperoleh pembaruan penting melalui portal perjalanan baru yang didukung Rocket Travel by Agoda. Melalui jalur ini, kartu tersebut akan memberi 5% Bitcoin back untuk pembelian, naik dari hadiah biasa 2% hingga 4%.
Coinbase juga akan membuka akses kartu itu dengan dukungan USDC. Kebijakan ini memperluas calon pengguna, termasuk mereka yang belum memiliki riwayat kredit yang disetujui.
Shen mengatakan ekspansi di luar spot crypto trading sejauh ini diterima dengan baik. Ia menambahkan bahwa pengguna semakin menyukai konsep menyimpan semua kebutuhan finansial di satu tempat, lalu mengembangkan dan memakainya dari sana.
Dengan basis pengguna yang masih berakar pada trader dan investor kripto, Coinbase menilai minat terhadap kripto akan terus meluas. Karena itu, perusahaan ingin menjadi tempat yang juga mampu menjawab kebutuhan finansial lain di luar perdagangan aset digital.
