Banyak orang memilih jus cold-pressed karena terlihat lebih premium dan dianggap lebih sehat. Namun, minuman ini tidak otomatis menjadi pilihan terbaik, sebab manfaatnya sangat bergantung pada kandungan serat, cara pembuatan, dan tujuan minumnya.
Perbedaan paling penting justru ada pada apa yang tersisa di dalam gelas. Pada satu sisi, jus cold-pressed dibuat dengan tekanan hidrolik tanpa panas dan tanpa pisau berkecepatan tinggi, sedangkan jus biasa umumnya diproses dengan blender atau juicer sentrifugal yang bekerja cepat memakai pisau berputar tinggi.
Serat jadi pembeda utama
Di balik citranya yang bersih, jus cold-pressed justru kehilangan serat karena ampasnya terbuang saat proses ekstraksi. Kondisi ini membuat minuman tersebut lebih cepat memengaruhi gula darah dan rasa kenyang pun tidak bertahan lama.
Sebaliknya, jus biasa masih membawa serat yang lebih tinggi. Serat membantu pencernaan, menjaga kadar gula darah tetap stabil, dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.
Soal nutrisi dan rasa, proses pembuatan ikut menentukan
Jus biasa diproses dengan cara yang praktis untuk konsumsi harian, tetapi putaran pisau yang tinggi bisa memunculkan sedikit panas dari gesekan. Oksidasi juga dapat terjadi, sehingga nutrisi di dalam jus bisa berkurang dan rasanya lebih cepat berubah jika tidak segera diminum.
Pada jus cold-pressed, tekanan hidrolik digunakan untuk mengekstrak sari buah tanpa panas. Karena itu, nutrisi buah atau sayur disebut lebih terjaga dan teksturnya cenderung lebih halus, sehingga sering disimpan dalam botol di kulkas.
Tidak semua orang butuh jenis jus yang sama
Pilihan yang lebih tepat sangat bergantung pada kebutuhan masing-masing orang. Jus biasa cocok sebagai camilan sehat yang praktis dan bisa langsung diminum, sementara jus cold-pressed sering dipilih untuk menjaga nutrisi buah atau sayur dan kerap dikaitkan dengan detoksifikasi.
Meski begitu, keduanya tetap perlu dikonsumsi dengan bijak. Yang paling penting adalah tidak menambahkan gula berlebih dan tidak menjadikan jus sebagai pengganti penuh buah utuh.
Buah utuh tetap punya keunggulan
Baik jus biasa maupun cold-pressed sama-sama tidak bisa menggantikan buah segar sepenuhnya. Buah utuh tetap unggul karena seratnya hadir secara alami dan memberi manfaat yang tidak selalu didapat dari minuman olahan.
Karena itu, jus lebih tepat diposisikan sebagai pelengkap. Label sehat pada kemasan tidak otomatis berarti paling sesuai untuk semua orang, apalagi jika komposisinya tidak diperhatikan dengan cermat.
