Transfer mendadak Marc Cucurella ke Real Madrid langsung mengubah percakapan di kubu Timnas Spanyol. Gavi menilai kepindahan itu bukan hanya mengejutkan, tetapi juga membuka duel baru yang menarik di level klub.
“Sekarang dia harus bertahan melawan Lamine (Yamal),” ujar Gavi, merujuk pada situasi yang akan dihadapi Cucurella bersama Real Madrid. Ia menambahkan bahwa Madrid sudah sering mengganti bek sayap dalam beberapa tahun terakhir, namun menghentikan Lamine tetap menjadi pekerjaan yang sangat sulit.
Gavi bahkan berharap penyerang muda Barcelona itu tetap tak bisa dihentikan. Komentar tersebut menegaskan bahwa efek transfer Cucurella langsung terasa hingga menyentuh rivalitas besar yang biasa memanaskan sepak bola Spanyol.
Kabar yang baru diketahui setelah latihan
Menurut Gavi, seluruh pemain Spanyol baru mengetahui kepindahan Cucurella setelah sesi latihan selesai. Ia menyebut tidak ada satu pun rekan setim yang mendapat bocoran lebih dulu dari bek berusia 27 tahun itu.
“Kami baru tahu saat latihan sehari sebelumnya, ya, tepat setelah sesi,” kata Gavi. Ia menggambarkan Cucurella sebagai sosok yang sangat rapat menjaga kerahasiaan rencana masa depannya.
Gavi juga menegaskan bahwa sikap diam Cucurella membuat kabar tersebut semakin sulit ditebak di ruang ganti. “Tidak ada yang tahu. Dia bungkam, kurang ajar. Kami tidak menduganya,” ujarnya.
Kabar transfer itu sendiri muncul pada Senin (15/6/2026), hanya beberapa jam sebelum Spanyol menjalani pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Tanjung Verde. Situasi itu membuat suasana tim yang sedang fokus menatap turnamen mendadak dipenuhi kejutan besar.
Respons yang tetap memberi hormat
Meski terkejut, Gavi tetap memberi pengakuan atas kualitas Cucurella. Ia menilai bek tersebut memiliki karakter yang cocok untuk klub sebesar Real Madrid.
Gavi menyebut Cucurella sebagai pemain yang gigih dan intens. Ia juga mengatakan bahwa dirinya menyukai Cucurella sebagai lawan karena gaya bermainnya yang keras dan penuh energi.
“Tapi ini akan menyenangkan. Saya suka Cucu sebagai lawan. Dia gigih, dia intens … dia rekrutan bagus untuk Madrid dan saya ikut senang untuknya,” kata Gavi.
Pernyataan itu menunjukkan kombinasi rasa kaget, hormat, dan antusias dari salah satu pemain penting Spanyol terhadap transfer yang datang di momen paling sensitif. Bagi tim nasional, perpindahan Cucurella bukan sekadar kabar pasar pemain, melainkan juga faktor yang ikut mengubah dinamika hubungan antarpemain menjelang turnamen besar.
