Apple dilaporkan menyiapkan iPhone Air generasi kedua dengan fokus utama pada dua kelemahan paling mencolok dari pendahulunya, yaitu kamera dan daya tahan baterai. Menurut Bloomberg, perangkat ini sudah masuk tahap pengujian lanjutan dan membawa arah pengembangan yang lebih serius dibanding model pertama.
Langkah itu menjadi penting karena iPhone Air generasi awal memang menarik perhatian lewat bodinya yang sangat ramping, tetapi tidak tampil sekuat model iPhone lain di pasar. Desain tipis tersebut membuat Apple harus berkompromi pada kamera belakang tunggal dan kapasitas baterai, sehingga posisinya terasa kurang meyakinkan bagi sebagian pengguna.
Perubahan paling besar ada di kamera
Bloomberg menyebut prototipe iPhone Air berikutnya memiliki nama kode internal V62. Salah satu pembaruan yang paling menonjol adalah kehadiran kamera kedua dengan lensa ultrawide.
Tambahan ini akan membuat iPhone Air jauh lebih fleksibel untuk fotografi. Pada generasi pertama, kamera tunggalnya memang dinilai mampu menghasilkan foto yang bagus, tetapi tidak memberi sudut pandang seluas perangkat iPhone lain yang sudah memakai setidaknya dua kamera belakang pada periode yang sama.
Ketiadaan lensa ultrawide sejak awal memang menjadi titik lemah yang mudah terlihat. Di kelas yang sama, hampir semua model iPhone lain sudah menawarkan kombinasi kamera yang lebih lengkap, sementara iPhone Air menjadi pengecualian karena keterbatasan ruang di dalam sasis yang lebih tipis.
Baterai ikut dibenahi
Selain kamera, masalah kedua yang ingin diperbaiki adalah daya tahan baterai. Pada model sebelumnya, desain tipis membuat ruang internal menyempit dan memengaruhi ketahanan pakai perangkat.
Untuk iPhone Air 2, Apple disebut berupaya meningkatkan masa pakai baterai. Namun, belum ada kepastian apakah perbaikan itu datang dari kapasitas baterai yang lebih besar atau dari efisiensi chip baru yang lebih baik.
Chip A20 Pro jadi andalan
iPhone Air 2 dikabarkan akan menggunakan varian dari chip A20 Pro. Chip yang sama juga disebut akan dipakai pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang diperkirakan meluncur pada musim gugur.
Penggunaan keluarga chip tersebut memberi petunjuk bahwa Apple tidak hanya mengandalkan perubahan fisik untuk memperbaiki perangkat ini. Efisiensi daya dari prosesor baru bisa menjadi kunci agar desain tipis tetap bertahan tanpa harus mengorbankan baterai secara berlebihan.
Meski begitu, rincian teknis soal peningkatan baterai masih belum dijelaskan lebih jauh. Belum diketahui juga apakah Apple akan mengubah dimensi internal perangkat atau cukup mengoptimalkan konsumsi daya lewat perangkat keras dan perangkat lunak.
Jadwal rilis ikut bergeser
Laporan yang sama juga menggambarkan perubahan besar dalam pola peluncuran iPhone. Jika sebelumnya seluruh lini iPhone biasanya hadir bersamaan, pola itu disebut tidak akan sepenuhnya dipertahankan lagi.
Untuk siklus berikutnya, model Pro disebut akan lebih dulu hadir pada acara musim gugur. Setelah itu, iPhone 18 versi reguler diperkirakan meluncur pada musim semi, dan iPhone Air 2 juga disebut akan diperkenalkan pada periode yang sama.
Dengan jadwal seperti itu, iPhone Air 2 berpeluang mendapat panggung yang lebih jelas. Perangkat ini tidak lagi sekadar hadir di sela-sela lini utama, melainkan berdiri sejajar dengan iPhone 18 standar dan tidak tenggelam di bawah sorotan model Pro.
Bloomberg menilai pola peluncuran bertahap semacam ini dapat membantu Apple meratakan pendapatan sepanjang tahun. Strategi itu juga dinilai bisa memperkuat persaingan melawan merek seperti Samsung yang memiliki beberapa peluncuran ponsel tersebar dalam kalender.
Bagi Apple, iPhone Air tetap punya nilai strategis meski model pertamanya bukan penjual paling besar. Identitas utamanya ada pada desain ramping yang berbeda, sehingga pembaruan pada kamera dan baterai bisa membuat konsep itu terasa jauh lebih matang.
Jika lensa ultrawide benar-benar hadir dan daya tahan baterainya ikut meningkat, dua kompromi utama dari generasi pertama bisa berkurang sekaligus. Menurut Bloomberg, iPhone Air 2 diperkirakan meluncur pada musim semi 2027 bersama iPhone 18 reguler.
