Di antara banyak nama di Mortal Kombat, ada beberapa petarung yang justru lebih dikenal karena cepat tenggelam daripada karena prestasinya. Sebagian muncul dengan konsep yang terlalu aneh, sebagian lain membawa bayangan karakter yang sudah lebih dulu populer, dan sisanya kalah menonjol meski sempat diberi peran penting.
Kondisi itu membuat daftar petarung yang terlupakan terasa seperti potret lain dari waralaba ini. Mortal Kombat memang melahirkan ikon besar seperti Liu Kang, Scorpion, Sub-Zero, Sonya Blade, dan Kano, tetapi tidak semua karakter mendapat tempat yang sama kuat di ingatan pemain.
Karakter yang paling sulit diterima
Hsu Hao sering disebut sebagai salah satu nama yang paling mudah dilupakan, sekaligus salah satu yang paling dibenci. Ia pertama kali muncul di Mortal Kombat: Deadly Alliance lalu kembali di Mortal Kombat: Armageddon sebagai anggota Red Dragon dari Earthrealm, dengan peran sebagai rival Jax Briggs dan perangkat implan sibernetik di dadanya.
Namun justru karakter inilah yang kerap disorot karena reputasinya yang buruk. Bahkan Ed Boon, kreator Mortal Kombat, disebut termasuk yang tidak menyukai Hsu Hao.
Mokap dan kesan seperti candaan
Mokap datang dengan konsep yang lebih ganjil dibanding banyak petarung lain. Karakter ini adalah Charles Golden, seorang aktor motion capture, dan tampil pertama kali sebagai karakter rahasia di Mortal Kombat: Deadly Alliance.
Mokap dibuat sebagai penghormatan kepada Carlos Pesina, aktor motion capture untuk Raiden di Mortal Kombat, Mortal Kombat II, dan Mortal Kombat Trilogy. Meski begitu, tubuhnya yang dipenuhi bola-bola putih membuatnya lebih sering dipandang sebagai karakter lelucon daripada petarung yang serius.
Bayangan Kano yang terlalu besar
Jarek juga tidak berhasil menancapkan identitas yang kuat. Ia debut di Mortal Kombat 4, lalu muncul lagi di Mortal Kombat Gold dan Mortal Kombat: Special Forces sebagai anggota Black Dragon sekaligus murid Kano.
Masalah terbesar Jarek ada pada kemiripannya dengan Kano. Bahkan ketika Mortal Kombat: Armageddon memberinya set gerakan baru, popularitasnya tetap jauh di bawah Kano dan antagonis lain yang terasa lebih kuat.
Protagonis yang kurang membekas
Taven sebenarnya punya posisi besar dalam cerita Mortal Kombat: Armageddon. Ia adalah demi-god, anak dari Argus dan Delia, serta menjadi satu-satunya karakter yang bisa dimainkan di game itu.
Ia juga memikul tugas besar untuk mencegah kiamat Armageddon. Meski begitu, Taven tetap tidak cukup kuat untuk meninggalkan kesan mendalam di antara para pemain.
Tiga nama yang tenggelam oleh desain dan nasib
Meat, Drahmin, dan Moloch sama-sama membawa konsep yang mudah dikenali, tetapi tidak semuanya berhasil bertahan lama. Meat tampil sebagai manusia tanpa kulit yang memperlihatkan otot dan tulang, awalnya dirancang sebagai hidden character di Mortal Kombat 4 lalu menjadi playable character di Mortal Kombat: Armageddon.
Karakter ini disebut sebagai hasil eksperimen gagal dari Flesh Pits milik Shang Tsung yang berhasil melarikan diri. Meski punya latar yang menyeramkan, desainnya yang aneh dan konyol membuat Meat lebih sering dianggap sebagai selingan.
Drahmin datang dengan nuansa yang lebih gelap. Ia adalah panglima Outworld yang tewas, diasingkan ke Netherrealm, lalu kehilangan kemanusiaannya hingga berubah menjadi Oni, lengkap dengan gada besi yang menempel di tangan kanan dan topeng hijau yang menyeramkan.
Tetapi Drahmin tetap kalah populer dari tokoh yang lebih kuat posisinya seperti Sub-Zero dan Kabal. Kehadiran monster lain seperti Goro dan Baraka juga membuatnya makin mudah tenggelam.
Moloch melengkapi daftar petarung yang nasibnya tidak panjang. Ia debut di Mortal Kombat: Deadly Alliance sebagai sub-boss dan dikenal sebagai rekan Drahmin, dengan tubuh besar serta bola besi raksasa sebagai ciri utama.
Popularitas Moloch hanya bertahan singkat setelah era 3D Mortal Kombat berakhir. Kepribadiannya yang lemah dan gaya bertarung yang kaku membuatnya sulit bersaing, bahkan sebelum nasib tragisnya diperlihatkan lewat pengkhianatan Quan Chi dan kemunculan kepalanya yang terpenggal di Mortal Kombat X.
