Dari Rp 1 Jutaan Sampai Flagship, 7 HP Android Ini Tampil Mirip iPhone 17 Pro Max

Author: Redaksi Android62

Fenomena ponsel Android dengan modul kamera besar yang mirip iPhone 17 Pro Max kini hadir di berbagai kelas harga. Pilihannya tidak hanya di segmen flagship, tetapi juga sudah turun sampai ke ponsel Rp 1 jutaan.

Yang menarik, pendekatan desain ini dipakai oleh banyak merek sekaligus. Tecno, Infinix, Poco, Honor, Nubia, dan Xiaomi sama-sama membawa gaya serupa, baik yang sudah dijual di Indonesia maupun yang masih beredar di pasar luar negeri.

Dari Rp 1 jutaan sampai belasan juta

Di antara model yang sudah masuk Indonesia, Tecno Spark 40 menjadi salah satu yang paling terjangkau. Ponsel ini memakai modul kamera persegi panjang besar yang hampir memakan sepertiga bodi belakang, dengan susunan lensa berbentuk segitiga dan panel belakang polos.

Tampilan tersebut membuat Tecno Spark 40 sekilas mirip iPhone 17 Pro atau iPhone 17 Pro Max. Di Indonesia, harganya mulai Rp 1,8 juta dengan pilihan warna Ink Black, Titanium Grey, dan Veil White.

Infinix juga ikut bermain di area desain yang sama lewat Note 60 Pro. Ponsel ini membawa modul kamera besar di bagian atas punggung perangkat, lalu menambah Active Matrix Display di sisi kanan modul untuk memberi sentuhan visual yang lebih ramai.

Infinix menambahkan elemen interaktif

Pada Infinix Note 60 Pro, konfigurasi kameranya terdiri dari kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 8 MP. Active Matrix Display di sampingnya bisa menampilkan waktu, panggilan, notifikasi, penghitung mundur, teks, hingga gambar hewan peliharaan ala tamagotchi.

Versi yang lebih murah, Infinix Note 60, tetap mempertahankan bahasa desain serupa. Bedanya, model ini tidak membawa Active Matrix Display, meski modul kameranya tetap besar dan terlihat menonjol dalam satu bidang yang mengingatkan pada iPhone 17 Pro Max.

Di Indonesia, Infinix Note 60 dijual mulai Rp 4 jutaan. Sementara itu, Infinix Note 60 Pro dibanderol mulai Rp 5,4 jutaan.

Poco, Honor, dan Nubia membawa pendekatan berbeda

Poco F8 Series juga tampil dengan modul kamera belakang besar yang dominan di punggung ponsel. Bentuknya tegas, persegi, dan sudutnya membulat, sehingga mudah dikaitkan dengan gaya modul kamera iPhone 17 Pro Max.

Meski begitu, Poco memberi identitas sendiri melalui tulisan “Bose” di sisi kanan lensa. Di Indonesia, Poco F8 Pro dipasarkan mulai Rp 8,5 jutaan, sedangkan Poco F8 Ultra mulai Rp 11,5 jutaan.

Dari pasar luar negeri, Honor Power 2 menonjol lewat modul kamera persegi panjang dan susunan elemen yang membentuk pola segitiga. Dari luar, rumah kamera itu terlihat seperti memuat tiga kamera, padahal perangkat ini sebenarnya hanya memiliki dua kamera belakang.

Pendekatan tersebut disebut sangat dekat dengan desain “plateau” khas iPhone 17 Pro. Salah satu pembeda ada pada ukuran salah satu kamera yang lebih besar dari dua elemen lainnya, serta varian warna oranye Rising Sun Orange.

Honor Power 2 dijual di China mulai 2.699 yuan atau sekitar Rp 6,4 juta. Sementara itu, Nubia V80 Design tampil dengan tiga lingkaran lensa dalam modul persegi panjang di bagian belakang.

Susunan lensa Nubia dibuat zig-zag dan memberi kesan seperti tiga kamera besar ala iPhone seri Pro. Namun, tidak semua lingkaran itu berfungsi sebagai kamera aktif karena salah satunya hanya menjadi elemen dekoratif.

Nubia V80 Design tersedia di Malaysia seharga 570 ringgit untuk varian 8/256 GB. Di Filipina, ponsel ini dijual mulai 5.800 PHP untuk varian 4/256 GB.

Xiaomi tampil paling dekat secara visual

Jika bicara kemiripan visual, Xiaomi 17 Pro Max menjadi model yang paling dekat. Namun, perangkat ini juga paling berbeda dari sisi konsep karena membawa layar mini di bagian belakang yang menyatu dengan area kamera.

Modulnya berbentuk persegi panjang besar dan tampak sangat dominan, hampir sepertiga dari bodi perangkat. Di dalamnya ada dua kamera vertikal, satu kamera ultrawide, lampu flash LED, serta label Leica sebagai penanda kolaborasi Xiaomi dengan produsen kamera asal Jerman itu.

Xiaomi 17 Pro Max dipasarkan di China mulai 5.999 yuan atau sekitar Rp 14,6 jutaan. Kehadiran layar mini di belakang membuat perangkat ini bukan hanya mengikuti tren modul kamera besar, tetapi juga menawarkan fungsi yang berbeda dari pendekatan iPhone.

Melihat daftar tersebut, desain kamera belakang kini benar-benar menjadi bahasa visual yang dipakai lintas merek dan lintas kelas harga. Dari Tecno Spark 40 hingga Xiaomi 17 Pro Max, pasar menunjukkan bahwa tampilan belakang yang mirip iPhone 17 Pro Max bisa ditemukan mulai dari ponsel Rp 1 jutaan sampai flagship.

Source: tekno.kompas.com
Berita Terbaru