Depok akan memegang peran penting dalam gelaran Porprov XV Jawa Barat karena menjadi lokasi pertandingan bagi 10 cabang olahraga. Dari total cabang yang tersebar di sejumlah daerah penyelenggara, kota ini muncul sebagai salah satu titik utama yang disorot menjelang ajang olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.
Penegasan itu mengemuka saat acara hitung mundur Porprov XV Jabar digelar di Depok Open Space, Pancoran Mas, pada Minggu pagi. Kegiatan tersebut menandai bahwa persiapan menuju penyelenggaraan sudah bergerak ke tahap yang lebih nyata, dengan jadwal pertandingan yang telah ditetapkan berlangsung pada 7–20 November 2026.
Depok Jadi Titik Penting untuk 10 Cabang
Sepuluh cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Depok meliputi floorball, hoki, sepak bola putri, gateball, karate, basket, sepak takraw, golf, menembak, dan selancar ombak. Dari daftar itu, selancar ombak menjadi satu-satunya cabang yang pelaksanaannya tidak berlangsung langsung di Kota Depok.
Daftar tersebut memperlihatkan bahwa Depok tidak hanya sekadar ikut menikmati status sebagai tuan rumah, tetapi juga memikul tanggung jawab yang cukup besar dalam jalannya penyelenggaraan. Keterlibatan kota ini membuat perhatian publik ikut tertuju pada kesiapan venue, panitia, dan dukungan masyarakat setempat.
Sosialisasi Kesiapan Tuan Rumah
Ketua Umum KONI Kota Depok, Herry Suprianto, menilai acara hitung mundur tersebut penting sebagai sarana untuk menunjukkan kesiapan daerah kepada masyarakat. Momentum itu juga dipakai untuk memperkuat sosialisasi mengenai kepanitiaan dan berbagai persiapan yang dibutuhkan untuk menyambut atlet, ofisial, dan penonton.
Herry menekankan bahwa Porprov bukan sekadar pertandingan antardaerah. Ajang yang digelar empat tahun sekali ini akan mempertemukan atlet dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, sehingga kesiapan di setiap daerah penyelenggara harus benar-benar matang.
Suasana Acara Dibuat Lebih Hidup
Rangkaian hitung mundur di Depok Open Space juga dirancang untuk membangkitkan semangat menjelang pelaksanaan Porprov. Sejumlah pertunjukan ikut memeriahkan suasana, termasuk drumband dan atraksi akrobatik paramotor.
Menurut Herry, kegiatan semacam itu membantu membangun atmosfer positif bagi para atlet dan cabang olahraga yang akan tampil di Depok. Kehadiran unsur hiburan dalam acara juga membuat pesan kesiapan tuan rumah tersampaikan dengan lebih kuat kepada publik.
Kerja Bersama Pemkot dan KONI
Persiapan Porprov Jabar 2026 di Depok tidak bisa berdiri sendiri dan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah kota dan KONI. Herry menjelaskan bahwa Pemkot Depok menyiapkan panitia besar, sementara KONI memaksimalkan perannya sebagai tuan rumah dalam berbagai aspek persiapan.
Kerja bersama itu menjadi penting karena skala penyelenggaraan Porprov tidak hanya menyangkut pertandingan. Koordinasi panitia, kesiapan teknis, serta dukungan masyarakat juga menjadi bagian dari wajah penyelenggaraan yang akan terlihat di Depok.
Perhatian Tertuju ke November 2026
Dengan jadwal yang sudah ditetapkan pada 7–20 November 2026, Depok kini berada dalam sorotan sebagai salah satu daerah kunci penyelenggara. Acara hitung mundur yang digelar di kota ini memperlihatkan bahwa proses menuju Porprov XV Jawa Barat semakin mendekati tahap pelaksanaan.
Posisi Depok sebagai lokasi 10 cabang olahraga membuat kota ini memegang peran strategis dalam kelancaran pesta olahraga tingkat provinsi tersebut. Sorotan yang mengarah ke Depok pun menjadi bagian penting dari persiapan menuju penyelenggaraan Porprov XV Jabar yang semakin dekat.
Source: depok.tribunnews.com






