Dianggap Kabur, Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Akhirnya Dibekuk Di Wonogiri

Author: Redaksi Android62

Kepolisian akhirnya menangkap A, pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, setelah sempat menghilang dan tidak memenuhi panggilan penyidik. Penangkapan dilakukan tim gabungan di Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, dan mengakhiri pengejaran yang sebelumnya melibatkan Polresta Pati serta Jatanras Polda Jawa Tengah.

Setelah diamankan, A langsung dibawa ke Pati untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Kepala Polresta Pati, Kombes Jaka Wahyudi, menyebut proses berikutnya akan tetap dilakukan di wilayah Pati sambil menunggu penjemputan tersangka sesuai prosedur.

Pencarian terhadap A menguat setelah ia tidak hadir saat dipanggil penyidik pada Senin (4/5). Saat pemanggilan kedua yang dijadwalkan pada Kamis (7/5), tersangka kembali tidak bisa dihubungi sehingga polisi menduga ia telah meninggalkan wilayah Pati.

Kasus ini menyita perhatian karena A bukan hanya tersangka dugaan pencabulan, tetapi juga pengasuh ponpes tempat para korban belajar. Polda Jawa Tengah kemudian ikut turun tangan dengan menurunkan tim Jatanras untuk membantu pencarian di luar Pati.

Dugaan pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo disebut telah berlangsung sejak 2020. Namun, laporan resmi dari para korban baru masuk pada 2024 setelah mereka lulus dari pondok pesantren tersebut.

Pada tahap awal, polisi menerima sedikitnya lima aduan korban. Perkara itu sempat mereda sebelum kembali mencuat setelah kuasa hukum korban, Ali Yusron, mengungkap dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati.

Dari dokumen foto yang diterima, A terlihat mengenakan baju batik dan jaket kulit hitam saat diamankan petugas. Ia tampak diapit aparat, termasuk Kepala Satuan Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Wiratama.

Sorotan publik atas kasus ini juga memicu reaksi besar dari masyarakat. Ribuan warga dari dalam dan luar Pati mendatangi Ponpes Ndolo Kusumo di Desa Tlogosari pada Sabtu (2/5) dan mendesak agar tersangka segera ditangkap serta diproses hukum.

Di sisi lain, Kementerian Agama telah menutup Pondok Pesantren Ndolo Kusumo. Ratusan santri dan santriwati juga dipulangkan ke keluarga masing-masing setelah kasus tersebut menjadi perhatian luas.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru