Dua Diesel Swasta Kompak Rp30.890 Per Liter, Jarak Dengan BBM Pertamina Makin Lebar

Author: Redaksi Android62

Pergerakan harga BBM di Jakarta makin menonjol karena diesel dari SPBU swasta kini berada jauh di atas banyak produk lain. Vivo dan BP-AKR sama-sama mematok diesel mereka di Rp30.890 per liter, menjadikannya jenis BBM paling mahal dalam daftar harga yang beredar per Mei 2026.

Lonjakan itu terasa makin tajam karena kenaikannya mencapai Rp5.430 per liter dari periode sebelumnya. Harga baru tersebut berlaku mulai 1 Mei 2026 dan terlihat seragam di jaringan Vivo serta BP-AKR, baik melalui akun media sosial resmi maupun pantauan di lokasi SPBU.

Di saat diesel swasta melambung, sejumlah produk Pertamina masih bertahan di level yang lebih rendah. Pertamina Dex tercatat Rp23.900 per liter, sedangkan Bio Solar berada di Rp6.800 per liter, sehingga jarak harga antara produk swasta dan Pertamina tampak semakin lebar.

Untuk bensin, kondisi pasar belum banyak berubah. Pertamax RON 92 masih dijual Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo berada di Rp19.400 per liter, dan Pertalite tetap dipatok Rp10.000 per liter hingga Minggu (3/5/2026).

Daftar harga yang beredar juga menunjukkan RON 92 di Vivo dan BP-AKR sama-sama berada di Rp12.390 per liter. Meski begitu, perhatian utama pasar justru tertuju pada diesel swasta yang naik paling tinggi dan langsung mendominasi posisi harga tertinggi di Jakarta.

Pemerintah mulai membuka ruang penyesuaian

Di tengah perubahan harga itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memberi sinyal bahwa penyesuaian harga untuk BBM RON 92 di Jakarta masih mungkin dilakukan. Ia menyebut pemerintah terus berkomunikasi dengan pelaku usaha swasta terkait dinamika harga energi yang berkembang saat ini.

Bahlil menjelaskan bahwa penyesuaian harga untuk kebutuhan industri mengacu pada peraturan menteri tahun 2022 yang mengikuti perkembangan harga pasar global. Ia menegaskan, langkah semacam itu bisa ditempuh selama kondisi memungkinkan dan tidak mengganggu kebutuhan masyarakat.

“Kalau pada akhirnya kemudian penyesuaiannya sudah bisa dilakukan, saya pikir nggak ada masalah,” ujar Bahlil Lahadalia di Jakarta pada Sabtu (2/5/2026).

Pasokan BBM ikut jadi perhatian

Selain soal harga, pemerintah juga menyoroti ketahanan pasokan di tengah ketidakpastian geopolitik. Bahlil menegaskan bahwa semua jenis bahan bakar harus tetap tersedia, mulai dari solar hingga bensin dengan berbagai tingkat oktan.

Ia juga mengonfirmasi bahwa Indonesia akan segera menerima minyak mentah impor dari Rusia untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Menurut dia, langkah itu penting agar aktivitas ekonomi tetap berjalan meski situasi global belum stabil.

“Dalam keadaan kondisi kaya begini negara harus menjamin ketersediaan semua jenis BBM. Itu jauh lebih penting,” ujarnya.

Vivo mengingatkan konsumen cek harga terbaru

Di sisi lain, Vivo meminta konsumen memperbarui informasi harga sebelum membeli BBM di SPBU mereka. Melalui akun Instagram resmi Vivo Energy Indonesia, perusahaan itu mengajak masyarakat mengecek harga terbaru produk Vivo di lapangan.

Pergerakan harga yang tidak seragam membuat pasar BBM ritel di Jakarta tampak sangat berlapis. Diesel swasta berada di puncak daftar, sementara produk Pertamina dan RON 92 di jaringan swasta masih bergerak di level yang berbeda-beda.

Berita Terbaru