Formasi angka “100” menjadi salah satu momen paling menonjol saat ratusan Ducati memenuhi Nusa Dua, Bali, dalam gelaran We Ride As One. Aksi itu muncul di tengah perayaan satu abad Ducati dan langsung memberi warna kuat pada rangkaian kegiatan komunitas yang berlangsung meriah di kawasan wisata tersebut.
Kehadiran para Ducatisti di Bali tidak hanya menandai pertemuan rutin komunitas. Ajang ini juga dipakai untuk merayakan 100 tahun perjalanan Ducati, merek asal Borgo Panigale, Italia, yang dikenal di jalan raya maupun lintasan balap.
Rangkaian We Ride As One pada Sabtu, 8 Mei 2026, dimulai dengan rolling thunder dari Renaissance Hotel menuju Peninsula Island. Para peserta kemudian melintasi jalur tol laut Bali Mandara, memperlihatkan besarnya partisipasi pemilik Ducati di Indonesia.
Beragam model ikut ambil bagian dalam konvoi itu. Superbike, Multistrada, DesertX, dan Scrambler terlihat memenuhi rombongan, membuat jalur yang dilalui terasa seperti parade besar komunitas.
Bali dipilih untuk mengirim pesan ke dunia
Pemilihan Bali sebagai lokasi acara juga membawa misi yang lebih luas. CEO Ducati Indonesia, Jimmy Budhijanto, menyebut ajang ini ingin membantu memulihkan citra Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Menurut Jimmy, Ducati ingin menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Bali sudah kembali membaik. Ia juga menyinggung turunnya pamor Bali akibat sejumlah persoalan, termasuk bencana banjir beberapa waktu lalu.
Di tengah kondisi ekonomi yang disebut menantang, Ducati Indonesia tetap melanjutkan agenda tahunan tersebut. Perayaan ulang tahun ke-100 Ducati menjadi alasan utama acara tetap digelar, meski ada beberapa penyesuaian dalam penyelenggaraan tahun ini.
Makna terpenting dari acara itu, kata Jimmy, adalah menyatukan Ducatisti di seluruh dunia pada waktu yang sama. Karena itu, We Ride As One tetap dipertahankan sebagai momentum kebersamaan yang terasa serentak dan spesial.
Konsep khusus dan sambutan dari Ducati Corse
Edisi keempat We Ride As One di Indonesia hadir dengan konsep Ducati Village – Holiday Edition. Sebelum Bali, kegiatan serupa juga sudah pernah digelar di Jakarta, Yogyakarta, dan Lombok.
Kehadiran Paolo Ciabatti, General Manager Ducati Corse Off-Road, menambah bobot acara di Nusa Dua. Ia hadir untuk melakukan prosesi flag-off pelepasan peserta dan disambut antusias oleh panitia maupun para peserta.
Paolo kemudian memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Ducati Indonesia. Ia menilai konsep We Ride As One yang dihadirkan Ducati Indonesia sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Pujian itu memperkuat posisi acara ini sebagai ajang yang tidak hanya mengikat komunitas, tetapi juga mengangkat citra Ducati di mata para penggemarnya. Dalam perayaan tersebut, semangat komunitas dan identitas merek berjalan beriringan.
Suasana akrab setelah riding berakhir
Setelah rombongan kembali dari riding, acara berlanjut ke sesi makan malam barbeque. Suasana santai membuat para anggota komunitas dari berbagai kota bisa berbaur dengan lebih hangat di Nusa Dua.
Malam itu juga semakin semarak dengan penampilan DJ Ade Habibie yang membawakan musik elektronik. Penutup seperti ini membuat perayaan We Ride As One di Bali terasa lengkap, dari konvoi besar di jalan hingga pertemuan akrab di akhir acara.
