Nama Emil Elestianto Dardak kembali menguat dalam peta internal Partai Demokrat Jawa Timur setelah DPC Demokrat Surabaya menyatakan dukungan tanpa syarat untuk dirinya. Sikap itu menjadi sinyal penting menjelang Musda DPD Demokrat Jawa Timur dan memperlihatkan bahwa arus dukungan di tingkat daerah terus bergerak ke arah yang sama.
Ketua DPC Demokrat Surabaya, Lucy, menegaskan bahwa dukungan tersebut diberikan murni atas dasar kinerja Emil selama memimpin Demokrat Jatim. Ia menyebut tidak ada embel-embel kepentingan jabatan dalam keputusan itu, melainkan penilaian terhadap hasil kerja yang dianggap nyata.
Penilaian atas kinerja Emil
Lucy menyampaikan dukungan itu telah disampaikan langsung kepada Emil setelah rapat pleno dan konsolidasi partai pada November 2025. Menurut dia, keputusan tersebut lahir dari evaluasi internal yang menilai Emil mampu menjaga soliditas organisasi dan memperkuat konsolidasi sampai ke tingkat daerah.
Dalam pandangan DPC Surabaya, Demokrat Jatim tetap berada dalam kondisi solid selama setahun terakhir. Agenda kepartaian juga dinilai berjalan dan menghasilkan program yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Komunikasi antar-kader disebut berjalan baik
Selain soal soliditas, Lucy menilai Emil berhasil membangun komunikasi yang baik dengan pengurus DPC dan menjaga kekompakan kader di tengah dinamika politik. Ia berharap kepemimpinan Emil dapat berlanjut agar proses konsolidasi yang sudah terbentuk tidak terputus.
Harapan itu juga dikaitkan dengan kesiapan Demokrat Jatim menghadapi agenda politik ke depan. Pileg dan Pilpres 2029 disebut menjadi alasan penting agar mesin partai tetap berada dalam kondisi siap.
| Aspek | Penilaian DPC Demokrat Surabaya | Keterangan |
|---|---|---|
| Kepemimpinan Emil Dardak | Dinilai mampu menjaga soliditas dan konsolidasi partai | Menjadi dasar dukungan tanpa syarat |
| Kondisi Demokrat Jatim | Kian solid dalam kurun waktu 10 bulan terakhir | Dianggap stabil dan produktif |
| Komposisi KSB | Dianggap ideal dan layak dipertahankan | Fokus pada ketua, sekretaris, dan bendahara |
| Arah politik partai | Disiapkan untuk Pileg dan Pilpres 2029 | Butuh kesinambungan kepemimpinan |
Komposisi KSB dinilai ideal
Lucy juga menilai susunan kepengurusan inti Demokrat Jatim saat ini sudah pas. Ia secara khusus berharap komposisi ketua, sekretaris, dan bendahara atau KSB tetap dipertahankan demi menjaga harmonisasi partai jelang Pileg 2029.
“Komposisi KSB saat ini sudah ideal menurut saya, dilihat dari evaluasi kinerja selama kurang lebih satu tahun ini,” ujarnya. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa DPC Surabaya bukan hanya mendukung kelanjutan figur ketua, tetapi juga menilai struktur inti partai masih efektif menjalankan roda organisasi.
Keputusan akhir tetap menunggu AHY
Meski dukungan dari Surabaya memperkuat posisi Emil, Lucy menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. Ia memastikan DPC Kota Surabaya tetap satu garis komando dengan ketua umum partai.
Sikap tersebut membuat dukungan kepada Emil tetap berada dalam koridor disiplin organisasi. Di tengah makin banyaknya dukungan dari daerah, arah final kepemimpinan Demokrat Jatim masih menunggu keputusan AHY.
