Rp47 Triliun Mengalir ke Jabar, Selangor Dorong Investasi Baru di Bandung

Author: Redaksi Android62

Realisasi investasi Malaysia di Jawa Barat telah menembus Rp47 triliun dalam lima tahun terakhir. Capaian itu menegaskan posisi Malaysia sebagai salah satu mitra investasi terbesar di provinsi tersebut, sekaligus membuka ruang baru bagi kerja sama ekonomi yang lebih luas.

Di sisi perdagangan, Malaysia juga masuk 10 besar negara tujuan ekspor Jawa Barat. Surplus perdagangan Jabar dengan Malaysia tercatat mencapai 1,1 miliar dolar AS, yang menunjukkan hubungan dagang kedua wilayah masih menyimpan potensi penguatan.

Bandung Jadi Titik Temu Strategi Ekonomi

Forum Selangor International Business Summit (SIBS) ASEAN 2026 di Bandung dipakai Jawa Barat untuk memburu investasi baru dan mempererat kerja sama ekonomi dengan Malaysia. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyebut hubungan Pemprov Jabar dan Pemerintah Selangor perlu diarahkan ke kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.

Dalam pembukaan SIBS ASEAN 2026 di Hotel Pullman Bandung, Kamis, 9 Juli 2026, Erwan menilai forum bisnis itu bukan sekadar ajang temu pelaku usaha. Menurut dia, forum tersebut harus memberi dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja di Jawa Barat.

Selangor Bawa Dua Sektor Unggulan

Executive Councillor Pemerintah Negeri Selangor untuk Kerajaan Tempatan dan Pelancongan, YB Dato’ Ng Suee Lim, menjelaskan Bandung dipilih karena pasar yang besar dan kedekatan geografis dengan Selangor. Dua faktor itu membuat Bandung dinilai strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dari kedua wilayah.

Ng juga menyoroti pertumbuhan wisata medis Selangor yang semakin kuat. Selangor kini memiliki 42 rumah sakit berstandar internasional dan menjadi tujuan banyak warga Indonesia untuk pemeriksaan kesehatan hingga pengobatan spesialis.

Indikator Data Keterangan
Investasi Malaysia di Jawa Barat Rp47 triliun Akumulasi 5 tahun terakhir
Posisi Malaysia sebagai mitra dagang 10 besar Negara tujuan ekspor Jabar
Surplus perdagangan 1,1 miliar dolar AS Antara Jabar dan Malaysia
Rumah sakit berstandar internasional di Selangor 42 Penopang wisata medis

Layanan yang paling banyak dicari meliputi second opinion, medical check-up, pengobatan kanker, ortopedi, kosmetik, hingga IVF. Seluruhnya didukung kualitas pelayanan yang dinilai baik dengan biaya yang tetap terjangkau.

Pariwisata Kesehatan Jadi Daya Tarik Baru

Chief Executive Officer Tourism Selangor, Chua Yee Ling, menambahkan konsep “Healthy Holiday in Selangor” kini menjadi andalan pariwisata setempat. Konsep itu menggabungkan perawatan medis dengan liburan, belanja, kuliner, dan kunjungan ke destinasi wisata.

Chua juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin melalui paket medical check-up yang ditawarkan rumah sakit di Selangor. Ia menilai pendekatan itu sejalan dengan pesan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, sekaligus memberi pilihan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

Dengan forum bisnis di Bandung ini, Jawa Barat dan Selangor sama-sama membuka ruang baru untuk memperluas kerja sama ekonomi. Di satu sisi ada dorongan investasi dan perdagangan, sementara di sisi lain ada penguatan sektor kesehatan dan pariwisata yang mulai menjadi daya tarik utama Selangor bagi masyarakat Indonesia.

Source: www.metrotvnews.com
Berita Terbaru