Denza Z9 GT tampil di panggung yang tidak biasa untuk sebuah mobil listrik, karena unit edisi khususnya terjual 700.000 euro atau sekitar Rp12,5 miliar dalam gala amal amfAR Cannes ke-32. Dana dari lelang itu dialokasikan untuk mendukung penelitian AIDS, sehingga mobil ini ikut menjadi bagian dari misi amal berkelas dunia.
Yang membuatnya menonjol bukan hanya harga lelangnya, melainkan juga identitasnya sebagai karya unik hasil kolaborasi BYD dan Chopard. Keduanya mengemas Denza Z9 GT shooting brake itu sebagai objek koleksi yang menggabungkan teknologi otomotif, kemewahan Swiss, dan unsur kelangkaan.
Sentuhan Chopard di kabin dan eksterior
Mobil yang dilelang tersebut merupakan unit yang dimodifikasi khusus untuk amal. BYD menyebutnya sebagai karya unik di dunia yang dipresentasikan dalam rangkaian kegiatan Festival Film Cannes di Antibes, Prancis.
Perubahan paling mudah terlihat ada pada bagian luar dan dalam mobil. Eksteriornya mendapat aksen emas eksklusif, sedangkan kabin dirancang ulang dengan inspirasi dari keahlian pembuatan perhiasan Chopard.
Di bagian interior, tema amethyst menjadi sorotan utama. Mobil ini juga membawa kontrol fisik bergaya batu permata, bordir khusus dengan logo “C” milik Chopard, permukaan pengisian daya nirkabel bermerek, dan tema antarmuka infotainment khusus.
Bukan hanya mobil, tetapi proyek kemewahan yang lebih luas
Kolaborasi BYD dan Chopard tidak berhenti pada satu unit Denza Z9 GT saja. Keduanya juga menyiapkan jam tangan mewah “His & Hers” serta koleksi koper khusus untuk melengkapi konsep proyek tersebut.
Wakil Presiden Eksekutif BYD Li Ke mengatakan proyek ini menggabungkan teknologi otomotif dengan keahlian pembuatan barang mewah sekaligus mendukung penggalangan dana dalam acara amfAR. Sementara itu, Wakil Presiden sekaligus Direktur Artistik Chopard Caroline Scheufele menyebut kendaraan itu sebagai interpretasi platform Z9GT yang terinspirasi dari perhiasan.
Langkah ini memperlihatkan cara BYD memperluas citra Denza di luar pasar mobil listrik biasa. Dengan menggandeng Chopard, merek tersebut tampak ingin menarik pembeli kelas atas yang mencari kombinasi teknologi, kemewahan, dan kelangkaan.
Posisi Denza Z9 GT di strategi premium BYD
Denza Z9 GT sendiri mulai dikirimkan secara resmi kepada pelanggan pada Maret lalu. Di China, model ini dijual dengan harga 269.800-369.800 yuan atau sekitar Rp610-836 jutaan.
Model ini juga membawa bekal teknis yang mendukung citra premiumnya. Denza Z9 GT menjadi salah satu kendaraan produksi pertama yang memakai Blade Battery generasi kedua milik BYD dan teknologi pengisian daya cepat.
Sebelumnya, mobil ini juga sempat tampil dalam pameran sistem kontrol bodi cerdas DiSus milik BYD pada acara teknologi SUV di China. Kehadiran itu membuat Denza Z9 GT tidak hanya diposisikan sebagai mobil mewah, tetapi juga sebagai etalase teknologi BYD.
Arah ekspansi Denza ke luar China
BYD juga sudah menyiapkan langkah untuk membawa Denza lebih luas ke pasar internasional. Pada April 2026, perusahaan mengumumkan rencana pembangunan 6.000 pengisi daya cepat di luar negeri serta perluasan operasi merek Denza di Eropa melalui model Z9 GT dan D9.
Di pasar domestik, minat terhadap Denza Z9 GT terlihat meningkat tajam. Data China EV DataTracker mencatat penjualan model ini mencapai 3.969 unit pada April 2026, naik dari 712 unit pada Maret dan 154 unit pada Februari.
Angka itu juga menunjukkan kontribusi besar Z9 GT di dalam portofolio Denza. Pada April, model ini menyumbang 37,3 persen dari total penjualan merek Denza.







