PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) mencatat laba bersih Rp306,5 miliar pada kuartal I-2026, naik 35,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, penjualan perseroan mencapai Rp2,4 triliun atau tumbuh 31 persen secara tahunan.
Kinerja itu datang di tengah perluasan jaringan ritel MR.D.I.Y. Indonesia yang berlangsung agresif. Strategi ekspansi tersebut membuat MDIY dinilai mampu menjaga pertumbuhan bisnis dalam skala besar sekaligus memperkuat posisi di pasar ritel nasional.
Fokus ekspansi bergeser ke luar Jawa
Salah satu penopang utama pertumbuhan MDIY adalah ekspansi gerai di luar Pulau Jawa. Saat ini, porsi gerai di wilayah tersebut mencapai 59 persen dari total gerai.
Perluasan itu menjadi bagian dari upaya perseroan menjangkau konsumen di wilayah suburban serta kota tier 2 dan tier 3. Dengan begitu, jaringan MR.D.I.Y. Indonesia tidak hanya bertumpu pada pusat ekonomi utama di Pulau Jawa.
Kebijakan satu harga nasional untuk sekitar 18.000 jenis produk juga ikut menopang strategi tersebut. Skema ini membantu menjaga keterjangkauan harga di berbagai wilayah, termasuk pasar yang sensitif terhadap biaya.
Penghargaan dan respons analis memperkuat sentimen
Atas pertumbuhan dan ketahanan ekspansi itu, MDIY meraih penghargaan Top Company in Agility and Large-Scale Retail Expansion dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026 di Jakarta. Penghargaan dari Indonesia Data bersama Bloomberg Technoz Intelligence itu menegaskan posisi emiten tersebut sebagai salah satu perusahaan dengan ekspansi gerai paling agresif di skala nasional.
Prospek perusahaan juga mendapat sambutan positif dari pasar modal. Berdasarkan konsensus per 22 Juni 2026, mayoritas analis memberikan rekomendasi beli untuk saham MDIY.
Dalam konsensus itu, target harga 12 bulan ke depan berada di level Rp1.235 per lembar saham. Respons tersebut menunjukkan bahwa pasar masih melihat ruang pertumbuhan yang menarik dari ekspansi yang dijalankan perseroan.
Rangkaian data itu memperlihatkan bahwa ekspansi gerai MDIY bukan sekadar menambah jumlah toko. Langkah tersebut juga berdampak langsung pada kenaikan penjualan, pertumbuhan laba, dan persepsi positif dari pelaku pasar.
