Seleksi calon direksi Bursa Efek Indonesia mulai mengarah ke tahap yang lebih jelas setelah Otoritas Jasa Keuangan menerima empat paket pendaftaran. Total ada 28 nama yang kini masuk ke proses awal penilaian administrasi, dan salah satu yang ikut menjadi perhatian adalah Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana.
Kabar ini langsung menarik sorotan karena Oki tidak berdiri sendiri dalam pencalonan tersebut. Ia masuk dalam satu paket bersama enam nama lain, sehingga persaingan menuju kursi kepemimpinan BEI kini melibatkan sejumlah figur dari latar belakang yang berbeda.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa seluruh pengajuan paket calon direksi diterima hingga batas akhir pendaftaran pada 4 Mei 2026. Dari empat paket yang masuk, masing-masing berisi tujuh nama, dan semuanya sudah memenuhi kelengkapan administrasi awal.
Dengan komposisi itu, OJK kini memproses 28 calon direksi yang tersebar dalam empat paket berbeda sesuai tahapan yang berlaku. Tahap administrasi ini menjadi pintu awal sebelum seleksi bergerak ke penilaian berikutnya yang akan menentukan arah kepemimpinan bursa.
Paket yang memuat nama Oki
Oki Ramadhana tercatat berada dalam paket yang sama dengan Wuddy Warsono, Stephanus Turangan, Bernardus Sumargo, Poltak Hotradero, Syafruddin, dan Yoga Mulya. Kehadiran Oki dalam daftar tersebut menjadi sorotan karena ia saat ini memimpin Mandiri Sekuritas, salah satu pemain penting di industri pasar modal.
Posisinya membuat nama Oki ikut masuk dalam percakapan soal wajah baru direksi BEI. Di tengah proses seleksi yang masih berjalan, keberadaannya memperlihatkan bahwa bursa sedang melihat kombinasi kandidat dengan pengalaman yang beragam.
Latar belakang para calon ikut jadi perhatian
OJK menyebut para calon yang masuk membawa latar belakang yang beragam. Mereka berasal dari kalangan pelaku pasar modal, profesional di sektor keuangan, hingga ahli teknologi informasi.
Keragaman itu menunjukkan bahwa seleksi direksi BEI tidak hanya bertumpu pada figur dengan pengalaman langsung di pasar modal. Regulator juga membuka ruang bagi kandidat yang membawa sudut pandang lintas sektor, termasuk dari keuangan modern dan teknologi.
Oki mengakui pencalonannya
Saat ditemui di Gedung BEI, Oki membenarkan bahwa dirinya telah mendaftar. Ia menyebut proses selanjutnya bergantung pada penilaian OJK.
Oki juga menegaskan bahwa pencalonan itu ia pandang sebagai bagian dari upaya membantu negara. Ia mengatakan, “Nanti tinggal proses di OJK-nya seperti apa. Itu saja. Kita harus bantu negara ini.”
Perhatian pasar mulai mengarah ke hasil seleksi
Proses ini menjadi penting bagi pelaku pasar karena akan menentukan susunan kepemimpinan baru di Bursa Efek Indonesia. Dengan empat paket yang sudah masuk, perhatian kini tertuju pada hasil penilaian OJK terhadap kelengkapan dan kelayakan para kandidat.
Tahap administrasi awal memang baru langkah pembuka, tetapi dari sana peta persaingan kursi direksi BEI akan makin terlihat. Nama Oki Ramadhana pun menjadi bagian dari daftar yang kini menunggu keputusan berikutnya dalam proses seleksi tersebut.
Source: www.suara.com






