Sejumlah kepala SMA dan SMK di Sulawesi Selatan memilih mengundurkan diri setelah evaluasi tata kelola dan keuangan dijalankan di lingkungan pendidikan setempat. Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan menyebut langkah itu muncul di tengah pembinaan organisasi yang ditujukan untuk memperkuat mutu layanan kepada peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Andi Iqbal Najamuddin, menegaskan bahwa proses evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan efektif, profesional, dan akuntabel. Hasil evaluasi itu juga menjadi salah satu dasar dalam penempatan maupun keberlanjutan penugasan kepala sekolah.
Penilaian mencakup tata kelola dan keuangan
Menurut Andi Iqbal, evaluasi terhadap para kepala sekolah tidak hanya melihat kinerja umum, tetapi juga menyentuh tata kelola dan keuangan. Penilaian dilakukan menyeluruh agar sekolah dikelola secara optimal, transparan, dan tetap berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Ia menilai mekanisme evaluasi seperti ini merupakan hal yang lazim dalam sistem pemerintahan. Karena itu, proses tersebut diposisikan sebagai instrumen untuk memperkuat kualitas manajemen pendidikan di sekolah.
Pengunduran diri disebut keputusan pribadi
Terkait sejumlah kepala sekolah yang mengajukan pengunduran diri, Andi Iqbal menyebut keputusan itu berasal dari masing-masing individu. Ia menegaskan langkah tersebut diambil secara pribadi dan sukarela setelah mempertimbangkan hasil evaluasi yang telah berlangsung.
Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan juga memastikan seluruh tahapan evaluasi dijalankan secara objektif, profesional, dan mengacu pada peraturan perundang-undangan. Prinsip tata kelola pemerintahan yang baik disebut menjadi dasar utama dalam pelaksanaannya.
Proses belajar tetap berjalan normal
Di tengah dinamika pengunduran diri itu, aktivitas belajar mengajar di seluruh SMA dan SMK di Sulawesi Selatan tetap berjalan normal. Pemerintah memastikan proses pembelajaran tidak terdampak oleh perubahan yang terjadi pada sejumlah kepala sekolah.
Andi Iqbal menegaskan bahwa pendidikan adalah layanan publik yang harus terus berjalan. Karena itu, sekolah-sekolah di Sulawesi Selatan tetap diminta menjaga kelancaran pembelajaran sambil pemerintah provinsi melanjutkan penguatan kualitas pendidikan melalui tata kelola yang transparan dan profesional.
Source: sulselprov.go.id






