Final Spanyol vs Argentina, Tembok La Roja Diuji Mental Comeback Sang Juara

Author: Redaksi Android62

Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua kekuatan dengan karakter yang bertolak belakang. Spanyol datang dengan pertahanan yang hanya kebobolan sekali, sedangkan Argentina berulang kali lolos dari tekanan melalui kemenangan dramatis.

Laga ke-104 turnamen ini dijadwalkan berlangsung pukul 02.00 WIB pada Minggu, 19 Juli. Pertandingan tersebut menjadi perebutan trofi dunia antara La Roja yang kembali ke final setelah 2010 dan Albiceleste yang mencapai final kedua secara beruntun.

Pertahanan Spanyol Menghadapi Daya Juang Argentina

Spanyol membangun jalannya menuju partai puncak lewat organisasi permainan yang rapat. Menurut bola.bisnis.com, Belgia menjadi satu-satunya tim yang mampu mencetak gol ke gawang Spanyol sepanjang turnamen.

Tim asuhan Luis de la Fuente memulai fase grup dengan hasil imbang 0-0 melawan Tanjung Verde. Spanyol kemudian bangkit melalui kemenangan 4-0 atas Arab Saudi dan menang 1-0 atas Uruguay untuk memuncaki Grup H.

Pada fase gugur, Austria dikalahkan 3-0 dalam babak 32 besar. Spanyol lalu menyingkirkan Portugal 1-0, Belgia 2-1, serta Prancis pada semifinal.

Mikel Merino menjadi pembeda pada dua pertandingan penting melawan Portugal dan Belgia. Gol-gol telatnya membantu Spanyol menjaga langkah hingga mencapai final Piala Dunia untuk pertama kali sejak menjadi juara pada 2010.

Argentina menempuh rute yang berbeda karena beberapa kali tertinggal sebelum membalikkan keadaan. Ketahanan mental itu menjadi modal utama sang juara bertahan saat menghadapi lini belakang Spanyol yang sulit ditembus.

Tim Fase Grup Jalur Fase Gugur
Spanyol Imbang Tanjung Verde, menang atas Arab Saudi dan Uruguay Austria, Portugal, Belgia, Prancis
Argentina Menang atas Aljazair, Austria, dan Yordania Tanjung Verde, Mesir, Swiss, Inggris

Argentina Berulang Kali Lolos dari Situasi Sulit

Timnas Argentina menyapu bersih fase grup dengan kemenangan atas Aljazair, Austria, dan Yordania. Lionel Messi telah mencetak delapan gol, termasuk hat-trick ketika Argentina mengalahkan Aljazair 3-0.

Messi juga memborong dua gol saat Argentina menang 2-0 atas Austria. Ia kembali mencetak gol dalam kemenangan 3-1 melawan Yordania.

Tantangan besar muncul pada fase gugur ketika Argentina membutuhkan perpanjangan waktu untuk menundukkan Tanjung Verde 3-2. Melawan Mesir, Argentina tertinggal 0-2 sampai menit ke-79 sebelum membalikkan skor menjadi 3-2.

Swiss juga memaksa Argentina bermain dengan sepuluh pemain dalam laga yang berakhir 1-1 pada waktu normal. Julian Alvarez mencetak gol pada masa tambahan waktu, lalu Lautaro Martinez memastikan kemenangan dengan gol tambahan.

Pada semifinal, Inggris sempat unggul melalui Anthony Gordon pada babak kedua. Enzo Fernandez menyamakan kedudukan lewat tembakan jarak jauh sebelum Martinez mencetak gol kemenangan melalui sundulan di tiang jauh.

Rekam Pertemuan dan Prediksi Pemain

Satu-satunya duel Spanyol dan Argentina di Piala Dunia berlangsung pada 1966 di Villa Park. Argentina menang 2-1 melalui dua gol Luis Artime, sementara Pirri mencetak gol untuk Spanyol.

Di luar laga resmi itu, kedua negara bertemu 13 kali dalam pertandingan persahabatan. Spanyol meraih enam kemenangan, Argentina menang lima kali, sedangkan pertemuan terakhir pada 2018 di Madrid berakhir 6-1 untuk Spanyol.

Spanyol diprediksi memainkan Simon, Porro, Laporte, Cubarsi, Cucurella, Rodri, Fabian, Lamine Yamal, Olmo, Baena, dan Oyarzabal. Argentina diperkirakan menurunkan Martinez, Nahuel, Romero, Lisandro Martinez, Tagliafico, Paredes, Mac Allister, Enzo Fernandez, Giuliano Simeone, Messi, serta Julian Alvarez.

Ketajaman Messi dan ketenangan lini tengah Spanyol akan menjadi unsur penting dalam final ini. Hasil pertandingan dapat ditentukan oleh kemampuan La Roja menjaga struktur pertahanan atau keberhasilan Argentina menemukan ruang saat berada di bawah tekanan.

Source: bola.bisnis.com
Berita Terbaru