Freelander 8 langsung menarik perhatian karena membawa dua nama besar di balik pengembangannya, yaitu Huawei dan Qualcomm. Model ini menjadi salah satu langkah paling awal dari kebangkitan Freelander sebagai merek baru yang diarahkan ke kendaraan energi baru di China.
SUV ini sudah masuk ke katalog deklarasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, yang menandakan bahwa proyeknya tidak lagi sebatas rencana. Bagi pasar otomotif China, kehadiran Freelander 8 menjadi tanda bahwa merek hasil kerja sama Chery dan Jaguar Land Rover itu mulai masuk ke tahap produk nyata.
SUV besar dengan format enam penumpang
Freelander 8 hadir sebagai SUV extended-range dengan ukuran yang tergolong besar. Panjang bodinya mencapai 5.118 mm, dengan opsi 5.185 mm, lebar 2.050 mm, tinggi 1.898 mm, dan wheelbase 3.040 mm.
Bobot kosongnya tercatat 2.980 kg, sehingga posisinya jelas berada di kelas SUV besar. Desainnya memakai gaya kotak klasik yang memberi kesan utilitarian dan menegaskan karakter all-terrain.
Mobil ini juga disiapkan sebagai kendaraan enam penumpang. Dengan format tersebut, Freelander 8 tampak diarahkan untuk menyasar kebutuhan keluarga atau penggunaan yang membutuhkan kabin lega.
Mengandalkan mesin 1,5 liter sebagai range extender
Di bagian penggerak, Freelander 8 memakai mesin 1,5 liter buatan Chery sebagai range extender. Tenaga bersih maksimumnya tercatat 105 kW.
Pendekatan ini membuat mobil tidak sepenuhnya bergantung pada pengisian daya eksternal. Konsumsi bahan bakarnya disebut hanya 0,76 L/100 km, yang menunjukkan fokus pada efisiensi untuk sebuah SUV berbodi besar.
Untuk penyimpanan energi, model ini menggunakan baterai lithium ternary dari CATL. Baterai yang dipakai untuk kebutuhan all-terrain itu sebelumnya disebut memiliki tingkat pengisian puncak 6C.
Paket teknologi berkendara ikut disiapkan
Di sektor bantuan berkendara, Freelander 8 akan dibekali Huawei Qiankun ADS sebagai perlengkapan standar di seluruh trim. Sistem ini dipadukan dengan LiDAR 896-channel untuk mendukung kemampuan berkendara otonom.
LiDAR yang terintegrasi di atap juga tersedia sebagai opsi. Kombinasi perangkat tersebut menunjukkan bahwa Freelander tidak hanya membangun SUV besar, tetapi juga mengejar paket teknologi yang lebih maju di kelasnya.
Platform yang digunakan juga bukan arsitektur lama. Mobil ini dibangun di atas platform iMax terbaru, yang menjadi dasar pengembangan untuk model tersebut.
Chip Qualcomm generasi terbaru ikut masuk
Freelander 8 juga disebut sebagai salah satu model massal pertama di dunia yang memakai chip otomotif Qualcomm Snapdragon generasi terbaru 8397. Kehadiran chip ini memperlihatkan bahwa arah pengembangan mobil sangat bertumpu pada kemampuan komputasi.
Dalam persaingan SUV elektrifikasi, pemrosesan data dan kemampuan sistem bantuan berkendara memang menjadi bagian penting. Karena itu, kombinasi chip baru dan perangkat sensor canggih membuat model ini tampil sebagai produk yang cukup serius disiapkan.
Awal dari strategi besar merek Freelander
Nama Freelander awalnya dikenal sebagai lini model klasik milik Jaguar Land Rover. Bersama Chery, nama itu kemudian dihidupkan kembali sebagai merek independen yang fokus pada energi baru pada 31 Maret tahun ini.
Dalam rencana jangka menengah, merek ini menargetkan peluncuran intensif enam model EV baru untuk pasar China dan global dalam lima tahun ke depan. Freelander 8 menjadi pembuka dari strategi produk tersebut.
Untuk mendukung ekspansi itu, joint venture akan menambah investasi 3 miliar yuan atau sekitar 441 juta dolar AS ke pabrik mereka di Changshu, Jiangsu. Dana itu terutama akan dipakai untuk peningkatan lini produksi.
Di sisi komersial, kantor pusat global Freelander berada di Shanghai. Hingga kini, merek tersebut telah menandatangani lebih dari 60 toko di 50 kota di China, menandakan persiapan pasar sudah berjalan sebelum model pertamanya resmi dijual.
