Ribuan produk industri taman rekreasi dari 11 negara akan dipamerkan di Jakarta pada Agustus 2026. Namun, perhatian utama ajang ini tidak hanya tertuju pada wahana atraktif, melainkan juga keselamatan, perencanaan, dan kesiapan tenaga kerja.
Lebih dari 150 peserta dijadwalkan hadir dalam The 6th Fun Asia Expo Indonesia 2026. Pameran tersebut membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk menilai kebutuhan pengembangan taman hiburan dan taman air secara lebih menyeluruh.
Keselamatan Menjadi Bagian dari Pengembangan Wahana
Pengembangan taman rekreasi membutuhkan lebih dari sekadar perangkat permainan yang menarik bagi pengunjung. Pengoperasian wahana harus didukung perencanaan yang matang dan tenaga kerja yang memahami prosedur kerja secara profesional.
Informasi yang dimuat lifestyle.bisnis.com menyebut terdapat tiga faktor penting dalam operasional taman bermain. Faktor tersebut mencakup perencanaan yang baik, pemilihan wahana atraktif, serta pelatihan sumber daya manusia.
Aspek keselamatan menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan penggunaan mesin dan wahana. Kebutuhan ini membuat pameran berperan sebagai ruang untuk memperoleh informasi terkait standar pengoperasian fasilitas rekreasi.
Jadwal dan Skala Pameran
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama acara | The 6th Fun Asia Expo Indonesia 2026 |
| Waktu | 5-6 Agustus 2026 |
| Lokasi | JIEXPO Kemayoran, Jakarta |
| Peserta | Lebih dari 150 peserta |
| Produk | Ribuan produk industri taman rekreasi |
Fun Asia Expo 2026 akan berlangsung selama dua hari, yakni pada 5-6 Agustus 2026. Lokasinya berada di Jakarta International Expo atau JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Ajang ini mengusung tema “Southeast Asia’s Largest Attraction, Theme Park & Water Park”. PT Fun International menyelenggarakan acara tersebut bersama Grandeur Exhibition Group dan PT Funworld Prima.
Peserta dari 11 Negara
Peserta pameran berasal dari China, Kanada, Italia, Malaysia, Singapura, Meksiko, Australia, Turki, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, serta Indonesia. Kehadiran perusahaan lintas negara memberi pilihan konsep dan pengalaman pembangunan fasilitas rekreasi yang lebih beragam.
Produk yang dibawa diarahkan untuk memenuhi kebutuhan wahana kreatif dan menarik. Pelaku industri dapat melihat pilihan teknologi serta perangkat yang berkaitan dengan pengembangan taman rekreasi.
Perencanaan dan SDM Tidak Bisa Dipisahkan
Pemilihan wahana perlu mempertimbangkan daya tariknya bagi pengunjung, tetapi keputusan itu harus sejalan dengan rencana proyek yang jelas. Perencanaan diperlukan sebelum taman rekreasi dibangun maupun saat fasilitas yang sudah ada akan dikembangkan.
Tenaga kerja terlatih juga diperlukan untuk menjalankan mesin dan wahana secara optimal. Profesionalisme pengelola menjadi unsur penting agar fasilitas dapat dioperasikan sesuai kebutuhan keselamatan.
Pameran di JIEXPO Kemayoran ini diharapkan memperkuat industri taman rekreasi dan ekosistem pariwisata nasional. Kolaborasi antara pengusaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan strategis dipandang penting untuk meningkatkan daya saing wisata buatan Indonesia.
Pengembangan sektor tersebut pada akhirnya diharapkan mendorong kunjungan wisatawan. Dampaknya juga diharapkan dapat memberi kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
