Fun Run UM Bandung Pecah Sejak Subuh, Haedar Dorong Hidup Sehat dan Produktif

Author: Redaksi Android62

Ribuan peserta sudah memadati halaman Universitas Muhammadiyah Bandung sejak selepas Subuh untuk mengikuti Fun Run yang menutup rangkaian Milad ke-10 kampus tersebut. Sekitar 1.500 peserta dari sivitas akademika, pelajar, alumni, dan masyarakat umum ikut meramaikan kegiatan yang berlangsung pada Minggu (28/06/2026) itu.

Ajang lari ini menjadi salah satu penanda paling meriah dalam perayaan satu dekade UM Bandung. Suasana kampus sejak pagi dipenuhi aktivitas olahraga, hiburan, stan UMKM, sponsor, dan pembagian doorprize yang menambah semarak acara.

Pesan Haedar soal disiplin dan kebiasaan sehat

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir hadir langsung untuk melepas peserta Fun Run. Dalam sambutannya, ia mengajak keluarga besar UM Bandung untuk bangga menjadi bagian dari Muhammadiyah yang dinilai telah memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan dikenal hingga tingkat internasional.

Haedar menekankan bahwa kebesaran Muhammadiyah tidak hanya diukur dari jumlah anggota. Menurut dia, ukuran utama terletak pada karya, pengabdian, dan kebermanfaatan organisasi di berbagai bidang, termasuk pendidikan.

Ia juga menilai pelaksanaan Fun Run selepas Subuh memiliki makna penting karena mencerminkan disiplin, budaya hidup sehat, dan semangat produktivitas. “Subuh adalah waktu terbaik untuk memulai kehidupan. Jangan sampai kita kalah karena terlambat memulai hari. Olahraga adalah ikhtiar menjaga kesehatan agar hidup tetap segar, produktif, dan mampu menghadirkan karya terbaik bagi bangsa,” ujar Haedar.

Dalam kesempatan itu, Haedar turut mengumumkan hadiah khusus bagi para juara Fun Run. Juara pertama mendapat Rp25 juta, juara kedua Rp10 juta, dan juara ketiga Rp7,5 juta.

Optimisme UM Bandung memasuki usia satu dekade

Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto menilai Milad ke-10 menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas institusi. Ia menyebut berbagai langkah strategis terus dijalankan agar kampus makin maju dan berdaya saing.

Langkah itu mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penambahan dosen bergelar doktor, peningkatan akreditasi program studi, penguatan kerja sama, publikasi ilmiah, promosi, peningkatan jumlah calon mahasiswa baru, hingga pengembangan fasilitas kampus.

Herry menegaskan bahwa usia satu dekade harus menjadi tonggak untuk terus berbenah. Menurut dia, UM Bandung perlu melesat menjadi perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Apresiasi dari Pemerintah Jawa Barat

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Jawa Barat Andrie Kustria Wardana hadir mewakili Gubernur Jawa Barat untuk menyampaikan apresiasi atas perjalanan UM Bandung. Ia berharap Milad ke-10 membawa keberkahan sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.

Andrie menilai Fun Run bukan sekadar olahraga, melainkan juga momentum mempererat silaturahmi. Ia menyebut kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan nilai kebersamaan, saling mengenal, saling menjaga, serta memperkuat semangat silih asih, silih asah, dan silih asuh.

Rute kota dan hadiah yang menambah semarak

Rute Fun Run dimulai dari Kampus UM Bandung di Jalan Soekarno-Hatta, melintasi kawasan Gedebage dan Panyileukan, lalu kembali finis di kampus. Sepanjang kegiatan, hadiah lain juga dibagikan kepada peserta, mulai dari penanak nasi, setrika, telepon genggam, hingga sepeda.

Perayaan ini menegaskan semangat UM Bandung untuk terus melangkah sebagai kampus masa depan. Dari olahraga pagi hingga kebersamaan lintas unsur, Milad ke-10 tampil sebagai ajang yang memperkuat rasa bangga terhadap Muhammadiyah dan memperluas manfaat bagi masyarakat.

Source: muhammadiyah-jabar.id
Berita Terbaru