Galaxy Watch 8 tidak hanya mengandalkan bodi yang lebih tipis untuk menarik perhatian. Jam tangan ini justru terasa lebih berguna karena Samsung membekalinya dengan rangkaian fitur kesehatan dan kontrol harian yang mudah dipakai berulang kali.
Di antara smartwatch Wear OS dari Samsung, Google, dan OnePlus, perangkat ini menonjol karena harga awalnya $350, desainnya rendah profil, dan paket Samsung Health yang terasa paling meyakinkan. Nilai utamanya bukan sekadar sensor di dalam casing, melainkan cara data mentah diolah menjadi ringkasan yang cepat dipahami.
Rangkuman kesiapan tubuh sejak pagi
Salah satu fitur yang paling terasa membantu adalah Energy score. Fitur ini menilai kesiapan tubuh berdasarkan aktivitas dan data tidur dari hari serta malam sebelumnya, lalu menampilkannya secara otomatis setelah jam dipakai bersama aplikasi Samsung Health dan akun Samsung.
Samsung membaginya dari 100 poin ke empat kategori, yaitu Excellent pada rentang 85-100, Good 75-84, Fair 60-74, dan Needs attention 0-59. Karena tidur punya bobot besar dalam perhitungan, tidur yang buruk bisa langsung menurunkan skor, sementara tidur siang yang terlalu sore tidak selalu banyak membantu.
Tidur dipantau lebih detail
Jika Energy score memberi gambaran umum, Sleep score bekerja lebih spesifik untuk malam hari. Fitur ini aktif otomatis saat Galaxy Watch 8 dipakai tidur dan memakai skala yang sama, tetapi dengan metrik perhitungan yang berbeda.
Samsung menghitung Sleep score dari actual sleep time, deep sleep, REM sleep, restfulness, dan sleep latency. Hasilnya juga dibandingkan dengan rata-rata kelompok usia pengguna, dan skor 85 atau lebih dianggap setara dengan tidur malam yang sehat.
Samsung Health kemudian menampilkan data tidur yang cukup lengkap. Pengguna bisa melihat kadar oksigen darah, tahap tidur, dengkuran, suhu kulit, detak jantung, hingga laju pernapasan.
Gemini membuat kontrol di pergelangan tangan lebih praktis
Di sisi penggunaan harian, Gemini memberi fungsi yang terasa langsung. Asisten ini diposisikan sebagai pengganti Google Assistant di pergelangan tangan dan bisa dipakai untuk tindakan cepat seperti mengatur beberapa alarm malam sekaligus, meminta arah, memulai latihan, atau menyarankan musik.
Gemini juga bisa membacakan statistik kesehatan dan kebugaran saat latihan berlangsung. Pengguna dapat memicunya dengan menahan tombol samping, mengucapkan “Hey Gemini,” atau mengaktifkan Raise to Talk lewat Settings > Gestures > Raise To Talk.
Latihan lari dibuat lebih terarah
Bagi pengguna yang ingin berlari dengan pendekatan yang lebih serius, Running coach menjadi salah satu fitur yang paling menonjol. Fitur ini meminta pengguna menjalani tes lactate threshold selama 12 menit, lalu memakai hasilnya untuk menyusun rencana latihan personal.
Setelah level test selesai, sistem membuat program yang menyesuaikan kemampuan dan tujuan pengguna. Aksesnya tersedia dari aplikasi Samsung Health di jam, lalu masuk ke menu Exercise dan memilih Running coach dari daftar.
Pemantauan kesehatan kardiovaskular berjalan di latar belakang
Fitur lain yang ikut memperkuat nilai pakai Galaxy Watch 8 adalah Vascular load. Berbeda dari fitur yang aktif saat dipakai berinteraksi, fitur ini bekerja lebih pasif untuk memantau kesehatan kardiovaskular.
Untuk menampilkannya, pengguna perlu membuka Tiles, menambahkan tab Vitals, lalu memilih Vascular load dan menyalakannya di ponsel. Samsung juga meminta baseline awal dengan memakai jam saat tidur selama tiga malam sebelum pemantauan berjalan.
Desain tipis yang mendukung penggunaan rutin
Seluruh fitur itu terasa lebih masuk akal karena fisik Galaxy Watch 8 dibuat rendah profil. Dengan ketebalan hanya 8,6 mm tanpa sensor yang menonjol, jam ini cukup nyaman dipakai saat latihan berat maupun tidur malam.
Kenyamanan itu penting karena banyak fitur kesehatan baru terasa berguna ketika jam benar-benar dipakai sepanjang hari dan malam. Semakin sering dikenakan, semakin banyak pula data yang terkumpul untuk menghasilkan pembacaan yang lebih bermakna.
