GPU RTX Kini Bisa Menggantikan NPU di Windows 11, Ini Batasan Awalnya

Author: Redaksi Android62

Microsoft mulai melonggarkan syarat AI lokal di Windows 11 dengan membuka dukungan untuk GPU Nvidia GeForce RTX 30 series atau yang lebih baru. Syaratnya, kartu grafis tersebut harus memiliki VRAM minimal 6GB.

Langkah ini membuat lebih banyak PC berpeluang menjalankan fitur AI lokal tanpa harus masuk kategori Copilot+ PC yang selama ini mewajibkan NPU. Perubahan ini juga menegaskan bahwa GPU kelas gaming dan kreator ternyata bisa ikut mengambil peran dalam komputasi AI di Windows 11.

Dukungan masih terbatas untuk pengembang

Meski pintunya sudah dibuka, dukungan ini belum menjadi fitur umum yang langsung tersedia untuk semua pengguna. Microsoft menempatkannya di lapisan pengembang melalui API model bahasa lokal bawaan Windows.

Dalam pembaruan dokumentasi dan unggahan di GitHub, Microsoft menyebut API model bahasa kini dapat berjalan di PC non-Copilot+ yang memakai GPU yang didukung. Statusnya masih eksperimental, sehingga fokus awalnya adalah memberi pengembang ruang untuk membangun dan menguji aplikasi berbasis AI lokal.

Skema ini memungkinkan aplikasi pihak ketiga memanfaatkan model bahasa kecil bawaan Windows untuk tugas berbasis teks. Dengan begitu, perubahan yang terlihat teknis di level pengembang ini bisa menjadi dasar bagi fitur yang lebih luas di kemudian hari.

Phi Silica jadi mesin AI lokal

Jalur baru tersebut ditopang oleh model AI ringkas bernama Phi Silica. Model ini tidak harus terpasang sejak awal di perangkat, karena dapat diunduh melalui Windows Update saat ada aplikasi yang memerlukannya.

Setelah tersedia, model akan berjalan secara lokal dengan memanfaatkan GPU yang kompatibel. Pendekatan ini membuat Windows tidak perlu memuat komponen AI ke semua perangkat sejak awal, terutama pada sistem yang belum tentu membutuhkan fitur tersebut.

Model yang diunduh saat dibutuhkan juga memberi fleksibilitas bagi pengguna dan pengembang. AI baru aktif ketika aplikasi memanggil API terkait, sehingga pemakaiannya lebih terarah dan efisien.

Fokus awal masih pada tugas teks

Pada tahap awal, dukungan GPU ini hanya berlaku untuk Windows.AI.Text APIs. Artinya, fokusnya ada pada pengolahan bahasa, bukan pada seluruh fitur AI visual yang selama ini identik dengan Copilot+ PC.

Melalui API tersebut, aplikasi bisa melakukan peringkasan konten panjang, penulisan ulang teks, konversi teks ke format terstruktur, hingga pembuatan prompt pintar. Sejumlah fungsi ini membuka peluang bagi lebih banyak aplikasi Windows 11 untuk menanamkan AI langsung di perangkat tanpa bergantung penuh pada cloud.

Karena prosesnya berlangsung lokal, ada dua keuntungan utama yang menonjol. Respons bisa lebih cepat karena tidak harus menunggu server eksternal, sementara privasi pengguna juga lebih terjaga karena data tidak perlu dikirim keluar perangkat.

NPU tetap jadi syarat fitur unggulan Copilot+

Pelonggaran ini belum menghapus batas antara PC biasa dan Copilot+ PC sepenuhnya. Fitur visual utama seperti Windows Recall dan Click to Do masih eksklusif untuk sistem yang dilengkapi NPU.

Dengan demikian, Microsoft baru membuka sebagian jalur AI lokal, bukan seluruh pengalaman AI premium yang membedakan kategori perangkat tersebut. Namun, arah kebijakannya sudah menunjukkan bahwa GPU mulai diberi ruang untuk mengambil sebagian peran yang sebelumnya hanya disandarkan pada NPU.

Dalam konteks yang lebih luas, keputusan ini memberi peluang lebih besar bagi PC berbasis RTX untuk masuk ke peta pengembangan fitur AI Windows 11. Bagi pengguna dengan GPU yang sesuai, perubahan ini menjadi sinyal bahwa akses AI lokal di Windows mulai meluas di luar perangkat Copilot+.

Source: inet.detik.com
Berita Terbaru