Penyebab kebakaran yang mengepung dealer BYD dan Denza di BSD, Kabupaten Tangerang, masih belum terungkap. Di titik yang terdampak, api disebut sudah berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Keterangan sementara dari PT BYD Motor Indonesia menyebut area yang terdampak berada di bagian belakang showroom. Bagian itu digunakan sebagai gudang penyimpanan, terutama untuk material berbahan kertas dan kardus.
Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan penanganan dilakukan dengan cepat. Ia menegaskan asap dari kejadian itu sudah sepenuhnya padam.
Insiden tersebut terjadi di dealer Arista BYD BSD City yang berdampingan dengan dealer Denza. Kepulan asap terlihat membumbung dari bagian belakang bangunan, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat.
Perhatian publik langsung meningkat setelah video warga beredar luas di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan asap hitam tebal keluar dari area belakang dealer dan membuat peristiwa tersebut cepat menyebar.
Akun Instagram bsdupdate juga menyoroti kejadian ini. Dalam unggahannya disebutkan bahwa pada siang hari terlihat asap dari belakang showroom mobil di kawasan Pagedangan, Tangerang.
Meski sempat menimbulkan kepanikan visual dan mengganggu lalu lintas sekitar, fokus utama kini bergeser ke penelusuran sumber api. BYD menyampaikan bahwa proses investigasi masih berlangsung untuk memastikan penyebab awal kebakaran.
Luther menegaskan belum ada keterangan resmi yang menyimpulkan pemicu insiden tersebut. Karena itu, perusahaan memilih menunggu hasil penyelidikan sebelum mengeluarkan penjelasan lebih jauh.
Sikap itu membuat informasi yang beredar tetap dibatasi pada hal-hal yang sudah terkonfirmasi. Hingga saat ini, titik terdampak diketahui berada di gudang belakang showroom, bukan di ruang pamer utama.
Di tengah ramainya spekulasi di media sosial, perusahaan menekankan bahwa kondisi sudah terkendali. Penanganan cepat membuat asap berhenti dan situasi di lokasi dapat segera dipulihkan.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di area komersial yang berkaitan dengan penjualan kendaraan listrik. Dalam kejadian seperti ini, keselamatan area, kelancaran operasional, dan kepastian penyebab menjadi perhatian utama sebelum langkah lanjutan diambil.
Source: oto.detik.com