Harga jual Onn 4K Pro terbaru langsung jadi sorotan karena perangkat ini dibanderol $60, atau $10 lebih mahal daripada model sebelumnya. Kenaikan itu cukup terasa, apalagi ketika beberapa bagian penting justru tidak ikut naik kelas dan malah mengalami penurunan.
Perangkat streaming Google TV ini sudah mulai terlihat di rak Walmart, tetapi ketersediaannya belum merata di semua lokasi. Laporan awal yang muncul lewat 9to5Google, berdasarkan unggahan pengguna Reddit, menunjukkan unit baru ini baru masuk ke sejumlah gerai fisik dan belum terlihat luas dijual secara online.
Kehadiran di Walmart belum benar-benar luas
Bagi calon pembeli, kondisi distribusi seperti ini berarti unitnya belum mudah ditemukan di semua tempat. Stok yang masih terbatas membuat pengecekan langsung ke toko menjadi langkah yang lebih realistis dibanding menunggu ketersediaan online.
Situasi itu juga memberi kesan bahwa peluncurannya masih bertahap. Karena belum tersedia secara luas, perangkat ini belum sepenuhnya hadir sebagai produk yang bisa dibeli dengan mudah oleh semua orang.
Desain berubah, spesifikasi inti tetap mirip
Dari sisi tampilan, Onn 4K Pro terbaru dibuat lebih lebar daripada pendahulunya. Bentuknya juga disebut mengikuti arah desain Google TV Streamer, dengan bagian atas berlapis kain dan bodi utama berbahan plastik.
Meski bodinya terlihat berbeda, isi perangkat tidak mengalami lompatan besar. Spesifikasi inti yang dibawa masih mengandalkan prosesor quad-core, RAM 3GB, dan penyimpanan internal 32GB.
Untuk kebutuhan konektivitas, perangkat ini tetap menyediakan port yang cukup lengkap di kelasnya. Pilihannya mencakup USB-A, Ethernet, USB-C untuk daya, dan HDMI.
Tiga langkah mundur yang paling disorot
Peralihan ke USB-C untuk daya memang bisa dianggap sebagai peningkatan kecil. Port ini membuat suplai daya terasa lebih praktis karena pengguna tidak lagi bergantung pada konektor daya DC.
Namun, perubahan itu tertutupi oleh tiga keputusan lain yang justru memicu kritik. Yang pertama, port USB kini turun ke versi 2.0, padahal model sebelumnya sudah memakai USB 3.0.
Bagi pemakaian dasar, perubahan ini mungkin tidak langsung mengganggu. Tetapi untuk pengguna yang sering memakai drive eksternal dan memutar video langsung dari media tersebut, USB 2.0 jelas lebih membatasi.
Kemunduran kedua ada pada port Ethernet yang tetap mentok di 100Mbps. Batas ini disebut masih sama seperti model lama, dan hal itu membuat sebagian pengguna di Reddit kecewa karena perangkat ini justru berada di posisi tertinggi dalam lini Onn.
Yang membuat situasinya terasa lebih janggal, model sebelumnya masih memberi ruang untuk adaptor Ethernet yang lebih cepat lewat USB 3.0. Kini, karena USB turun ke 2.0, opsi untuk mengakali keterbatasan itu ikut menyempit.
Harga naik tanpa peningkatan yang benar-benar meyakinkan
Poin ketiga yang paling mudah dirasakan calon pembeli ada pada harga. Dengan banderol $60, perangkat ini hadir $10 lebih mahal daripada model lama.
Kenaikan harga tersebut menjadi sulit diabaikan karena tidak dibarengi peningkatan yang sepadan pada beberapa aspek penting. Saat dua batasan lama tetap ada dan satu port utama justru turun kelas, nilai tambah perangkat ini terdengar kurang kuat.
Meski begitu, Onn 4K Pro terbaru tetap punya sejumlah modal yang masih menarik di atas kertas. Desain baru, dukungan port yang relatif lengkap, serta kombinasi RAM 3GB dan penyimpanan 32GB masih membuatnya kompetitif di kategori perangkat streaming berbasis Google TV.
Masalahnya, penurunan pada USB dan tetap dibatasinya Ethernet 100Mbps memberi sinyal bahwa ada kompromi yang cukup nyata untuk pengguna yang lebih serius. Karena itu, perangkat ini muncul sebagai opsi yang menarik sekaligus penuh catatan, terutama bagi pembeli yang mengharapkan peningkatan lebih jelas dari model penerusnya.
Source: www.androidpolice.com