Harry Kane Tutup Musim Dengan 61 Gol, Samai Catatan Cristiano Ronaldo Di Lima Liga Top Eropa

Harry Kane menutup musim dengan angka yang jarang disentuh penyerang mana pun di lima liga top Eropa. Hattrick ke gawang VfB Stuttgart pada final Piala Jerman membuat kapten timnas Inggris itu mencapai 61 gol bersama Bayern Munich di level klub.

Torehan tersebut langsung menempatkan Kane dalam catatan sejarah sepak bola Inggris. Ia menjadi pemain Inggris kedua yang sanggup mencetak setidaknya 60 gol dalam satu musim di lima liga top Eropa, mengikuti jejak Dixie Dean bersama Everton pada musim 1927/1928.

Angka 61 gol itu juga menyamai rekor Cristiano Ronaldo. Ronaldo sebelumnya mencetak jumlah yang sama saat membela Real Madrid pada musim 2014/2015, dan catatan itu lama dianggap sebagai standar tertinggi di kompetisi level tersebut.

Momen paling menonjol dari pencapaian Kane justru datang di laga final. Selain membawa Bayern mengangkat trofi, ia juga masuk daftar pemain yang langka karena mampu mencetak tiga gol di final Piala Jerman.

Setelah pertandingan, Kane menunjukkan bahwa ia memahami besarnya tanggung jawab di pertandingan besar. Ia menyebut dirinya percaya akan mendapat peluang untuk membantu tim menang, dan menganggap hattrick di final sebagai pengalaman yang sangat spesial.

Bagi Kane, malam itu menjadi salah satu kenangan yang sulit dilupakan. Statusnya sebagai penentu di partai puncak membuat musimnya terasa semakin lengkap, bukan hanya karena gol, tetapi juga karena perannya langsung dalam perebutan gelar.

Ketajaman Kane tidak muncul hanya di satu pertandingan. Sebelum final Piala Jerman, penyerang berusia 32 tahun itu juga mencetak hattrick ketika Bayern menang 5-1 atas 1. FC Köln pada laga terakhir Bundesliga.

Dua hattrick beruntun itu menegaskan konsistensi Kane pada fase akhir musim. Catatan tersebut menjadi kali kelima dalam kariernya ia mencetak hattrick dalam dua pertandingan berturut-turut.

Di final Piala Jerman, hattrick Kane juga punya nilai historis tersendiri. Sebelum dirinya, pemain terakhir yang mampu mencetak tiga gol di partai final turnamen itu adalah Robert Lewandowski ketika masih membela Borussia Dortmund pada 2012.

Dengan 61 gol, rekor yang setara dengan Cristiano Ronaldo, dan kontribusi besar di laga penentuan, Kane menempatkan namanya di antara pencetak gol paling bersejarah di Eropa. Musim ini menjadi bukti bahwa pengaruhnya untuk Bayern Munich tidak hanya terlihat dari jumlah gol, tetapi juga dari waktunya yang tepat saat tim paling membutuhkannya.

Source: www.suara.com
Berita Terkait