Hrustic Puji Popovic Setelah Australia Lolos, Satu Poin Cukup Buka Jalan ke 32 Besar

Author: Redaksi Android62

Timnas Australia memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menahan Paraguay tanpa gol di Stadion Levi’s. Hasil itu mengantar Socceroos melaju bersama tuan rumah Amerika Serikat dari Grup D, sekaligus menjaga rekor mereka sebagai tim yang konsisten di panggung besar.

Keberhasilan tersebut juga menegaskan kemampuan Australia menjaga ketenangan dalam laga ketat. Dengan koleksi empat poin dan selisih gol yang lebih baik dari Paraguay, tim asuhan Tony Popovic mampu mengamankan posisi yang dibutuhkan untuk terus melangkah di turnamen.

Hrustic Apresiasi Disiplin Tim

Ajdin Hrustic menjadi salah satu sorotan dalam laga itu karena untuk pertama kalinya tampil pada edisi ini. Gelandang Australia tersebut langsung memberi apresiasi kepada Popovic dan para rekan setimnya atas penampilan yang disiplin sepanjang pertandingan.

“Saya bangga dengan para pemain. Apa yang dilakukan pelatih kami benar-benar luar biasa,” kata Hrustic. Ia juga menilai Australia sebenarnya memiliki dua atau tiga peluang di sekitar kotak penalti yang bisa saja menjadi gol.

Kehadiran Hrustic menambah opsi di lini serang Australia. Pemain berusia 29 tahun itu sebelumnya hanya menghuni bangku cadangan dalam dua laga awal, sebelum akhirnya diberi kesempatan turun saat melawan Paraguay.

Panggung Pembuktian dan Fokus ke Laga Berikutnya

Pertandingan tersebut menjadi penampilan ke-38 Hrustic bersama Timnas Australia. Ia menegaskan bahwa tim harus tetap fokus menghadapi laga berikutnya tanpa melupakan arti penting hasil imbang ini.

“Kami akan kembali mempersiapkan diri sebaik mungkin. Yang pertama, kami akan menikmati hari ini karena kami kembali meraih sesuatu yang istimewa,” ujarnya. Hrustic menambahkan bahwa pencapaian itu bukan hanya untuk tim, tetapi juga untuk negara dan para pendukung di rumah.

Paraguay Terkendala Ritme Permainan

Dari kubu lawan, kapten Gustavo Gomez menilai duel berlangsung seimbang dan sangat mengandalkan fisik. Paraguay disebutnya kesulitan menemukan ritme pada babak pertama sehingga harus melakukan penyesuaian saat jeda pertandingan.

“Kami kesulitan di babak pertama karena tidak mampu menemukan ritme permainan,” kata Gomez. Ia menyebut perubahan taktik membuat Paraguay tampil lebih baik pada babak kedua dan berhasil meredam agresivitas Australia.

Meski gagal merebut posisi runner-up, Paraguay masih memiliki peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik. Mereka kini menunggu hasil dari grup lain untuk mengetahui nasib berikutnya di turnamen ini.

Australia Kembali Menunjukkan Konsistensi

Hasil imbang melawan Paraguay memperpanjang catatan Australia yang kembali menembus fase gugur dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun. Setelah sebelumnya mencapai babak 16 besar di Qatar, Socceroos sekali lagi membuktikan bahwa mereka mampu bertahan dalam pertandingan dengan tekanan tinggi.

Modal itu membuat Australia datang ke fase berikutnya dengan kepercayaan diri yang terjaga. Disiplin, efisiensi, dan ketenangan menjadi bekal utama mereka untuk melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru