HyperX Omen 15 langsung menonjol lewat performa yang terasa berada di kelas lebih tinggi. Di atas kertas, laptop gaming ini dibekali Intel Core i7-14650HX, RAM 24 GB DDR5-5600, SSD NVMe Gen 4 1 TB, dan NVIDIA GeForce RTX 5060 Laptop GPU dengan VRAM 8 GB dedicated.
Kombinasi tersebut membuat perangkat ini tidak sekadar menyasar gamer, tetapi juga pengguna yang membutuhkan tenaga besar untuk kerja berat. HP memosisikan laptop ini sebagai perangkat gaming di kisaran harga Rp25,3 jutaan dengan garansi resmi 2 tahun.
Hasil Uji Menunjukkan Tenaga yang Serius
Dalam pengujian sintetis, prosesor i7-14650HX mencatat 22.331 poin di Cinebench R23 Multi Core. Angka itu menempatkannya dalam persaingan ketat dengan prosesor Intel Core Ultra generasi terbaru yang lebih menonjolkan efisiensi AI.
Performa tersebut tidak berhenti di angka benchmark. HyperX Omen 15 juga tetap stabil saat menjalankan game AAA berat secara native tanpa DLSS, sehingga daya pacunya tidak hanya terlihat kuat di spesifikasi, tetapi juga konsisten saat dipakai bermain.
Tiga pengujian game yang disebutkan menunjukkan hasil yang cukup meyakinkan. Black Myth: Wukong pada setelan High mencatat rata-rata 76 FPS, Cyberpunk 2077 pada Ultra berjalan di 73 FPS, dan Wuthering Waves pada Ultra stabil di 87 FPS.
Layar Cerah Menjadi Nilai Jual Utama
Salah satu daya tarik terbesar ada pada layarnya. Panel 2.5K atau WQXGA berukuran 15,3 inci ini membawa refresh rate 180Hz, kecerahan hingga 500 nits, dan cakupan warna 100% sRGB.
Spesifikasi tersebut membuat laptop ini tidak hanya relevan untuk bermain gim, tetapi juga menarik untuk kebutuhan produktivitas visual. Tingkat kecerahan yang tinggi dan cakupan warna penuh memberi ruang kerja yang lebih nyaman di beragam situasi pencahayaan.
Desain Diperbarui untuk Terlihat Lebih Premium
HP juga mengubah pendekatan desain pada HyperX Omen 15. Bodinya dibuat lebih ringkas dan jauh dari kesan membosankan yang kerap melekat pada generasi sebelumnya.
Materialnya ikut ditingkatkan. Area deck menggunakan metal solid, sedangkan sisi luar memakai polikarbonat premium agar terasa kokoh saat digenggam.
Perubahan lain yang penting ada di bagian pembuangan panas. Exhaust belakang dibuat lebih menjorok ke belakang supaya hawa panas tidak langsung mengenai engsel layar.
Desain itu bukan hanya soal tampilan, tetapi juga diarahkan untuk membantu menjaga komponen tetap awet karena panas tidak lagi menghantam area engsel secara langsung.
Pendinginan Cukup Efektif, Meski Ada Kompromi
Sistem pendingin internalnya bekerja baik saat beban penuh. Suhu maksimal prosesor tercatat berada di angka 86 derajat Celsius ketika bekerja 100 persen.
Meski demikian, mode Performance yang diaktifkan lewat Omen Gaming Hub membawa konsekuensi yang terasa jelas. Suara kipas menjadi cukup bising, sehingga pengguna perlu menerima kompromi antara performa maksimal dan tingkat kebisingan.
Di sisi konektivitas, ada satu catatan yang masih perlu diperhatikan. Ketiadaan port Thunderbolt 4 menjadi kekurangan yang bisa terasa bagi pengguna yang mengandalkan koneksi berkecepatan tinggi dan fleksibilitas periferal tertentu.
Dengan pembaruan desain, layar yang terang, dan performa yang agresif, HyperX Omen 15 tampil sebagai langkah serius HP untuk menguatkan kembali lini gamingnya. Paket spesifikasi, harga Rp25,3 jutaan, dan garansi resmi 2 tahun membuatnya terlihat lebih matang dibanding generasi sebelumnya.
Source: pemmzchannel.com






