Khawatir Risiko Kebakaran, Hyundai dan Kia Tarik 14 Ioniq 5 serta EV9

Hyundai dan Kia menarik kembali 14 unit mobil listrik di Amerika Serikat setelah ditemukan potensi risiko kebakaran pada baterai tegangan tinggi. Langkah cepat ini diambil untuk mencegah masalah kecil pada sel baterai berkembang menjadi bahaya yang lebih serius.

Dokumen resmi National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyebut posisi elektroda di dalam sel baterai tidak sejajar. Kondisi tersebut dapat memicu korsleting internal dan menjadi pemicu utama risiko kebakaran pada kendaraan terdampak.

Rincian unit yang terdampak

ProdusenModelTahun ModelJumlah Unit
HyundaiIoniq 52025 dan 20266
KiaEV920268

Meski jumlahnya hanya 14 unit, penarikan ini tetap menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan mobil listrik. Menurut Suara.com, kasus ini menunjukkan kehati-hatian pabrikan di tengah sorotan besar terhadap isu keamanan baterai.

Investigasi atas temuan ini dikaitkan dengan beberapa insiden kebakaran baterai yang sebelumnya dilaporkan terjadi di Korea Selatan. Hasil penelusuran menunjukkan sumber kegagalan teknis berasal dari proses manufaktur baterai yang dilakukan SK On sebagai pemasok utama.

Selama menunggu perbaikan, Hyundai dan Kia meminta pemilik kendaraan terdampak untuk memarkir mobil di area terbuka. Pemilik juga diminta menjauhkan kendaraan dari bangunan atau struktur permanen apa pun sampai perbaikan selesai dilakukan.

Seluruh paket baterai yang bermasalah akan diganti di diler resmi masing-masing merek tanpa biaya. Kedua produsen juga menegaskan komitmen untuk memperketat pengawasan mutu terhadap pemasok baterai agar kejadian serupa tidak terulang di pasar global.

Kasus ini memperlihatkan bahwa cacat di tahap produksi dapat berujung pada risiko besar ketika menyangkut kendaraan listrik. Karena itu, Hyundai dan Kia memilih langkah paling aman dengan mengganti baterai dan membatasi potensi bahaya sebelum mobil kembali digunakan secara normal.

Source: www.suara.com
Berita Terkait