Perangkat USB kecil bernama i-Buddy kembali berfungsi pada 2026 dan langsung memunculkan nostalgia terhadap era MSN Messenger. Aksesori ini masih bisa menyala, berubah warna, dan bergerak setelah diaktifkan lagi melalui penyesuaian perangkat lunak dan server.
Kisah i-Buddy menarik karena perangkat itu bukan sekadar pajangan lama. Pada masa MSN Messenger, aksesori ini dirancang untuk bereaksi langsung terhadap aktivitas pesan instan di layar komputer.
Reaksi fisik untuk notifikasi chat
i-Buddy dibuat untuk memberi tanda visual atas aktivitas teman di MSN Messenger. Bagian perutnya dapat menyala saat teman favorit online, kepalanya berubah warna saat menerima aksi tertentu seperti nudge, dan tubuhnya bergerak ketika ada pesan baru.
Fungsi seperti itu terasa sederhana menurut standar aplikasi chat modern. Namun pada masanya, notifikasi fisik seperti ini justru menjadi ciri khas aksesori PC awal 2000-an.
Perangkat tersebut ditemukan kembali oleh YouTuber Rayly Retro, yang menurut Hackaday membeli i-Buddy di sebuah dollar shop. Yang mengejutkan, unit itu masih dalam kondisi baru meski produk aslinya dirilis pada 2008.
Secara tampilan, i-Buddy memang menyerupai aksesori resmi MSN karena bentuknya mengadopsi logo layanan tersebut. Namun perangkat ini bukan produk resmi MSN, melainkan buatan Union Creations Limited.
Butuh software lama dan server pengganti
Menghidupkan kembali i-Buddy tidak cukup hanya dengan mencolokkannya ke USB. Rayly Retro harus mengatasi masalah kompatibilitas agar perangkat lawas itu bisa merespons dengan benar.
Salah satu hambatan terbesar ada pada perangkat lunak yang tidak berjalan mulus di Windows 7. Untuk mengatasinya, dibutuhkan perbaikan yang dibagikan lewat sebuah posting forum pada 2024.
Setelah itu, perangkat juga harus dipasangkan dengan Windows Live Messenger 2009 agar lingkungan aplikasinya sesuai. i-Buddy memang tidak bisa berjalan dengan sembarang layanan messenger.
Supaya aplikasi chat tersebut bisa terhubung, digunakan server Escargot sebagai pengganti layanan lama. Setelah semua komponen itu tersambung, i-Buddy kembali aktif dan bereaksi seperti dahulu.
Kisah ini juga memperlihatkan betapa besar peran komunitas dalam menjaga perangkat lama tetap hidup. Tanpa tambalan software, forum bantuan, dan server pengganti, aksesori seperti i-Buddy akan sulit digunakan lagi.
MSN Messenger sendiri pernah menjadi salah satu layanan chat paling dikenal pada pergantian abad. Di masa itu, percakapan online masih banyak bergantung pada aplikasi desktop sederhana yang kini sudah jauh tergeser oleh platform modern.
Pada akhirnya, i-Buddy menjadi contoh bahwa umur perangkat keras bisa jauh lebih panjang daripada ekosistem digital yang mendukungnya. Perangkat mungil dari 2008 itu masih bisa menyala dan bergerak di 2026 karena ada usaha untuk menyatukan kembali software lama, messenger lawas, dan server pengganti.
