Baterai besar menjadi sorotan utama pada Lenovo IdeaPad Slim 5 Ultra. Laptop tipis 14 inci ini diklaim mampu bertahan hingga 23,3 jam berkat baterai 65 Wh, dengan pengujian dilakukan saat memutar video 1080p yang tersimpan lokal pada kecerahan 150 nits.
Daya tahan seperti itu membuat perangkat ini terlihat serius menyasar pengguna yang sering berpindah tempat. Lenovo tampak ingin menawarkan laptop yang tetap ringan dibawa, tetapi tidak cepat habis saat dipakai untuk kerja harian di luar ruangan atau di ruang publik.
Fokus pada mobilitas dan efisiensi
Di kelas laptop tipis, kombinasi baterai besar dan bobot ringan biasanya menjadi nilai jual utama. IdeaPad Slim 5 Ultra membawa pendekatan tersebut lewat kapasitas daya yang besar, sambil tetap menjaga bentuk perangkat agar cocok untuk penggunaan mobile.
Lenovo juga tidak menempatkan perangkat ini sebagai laptop tipis yang hanya mengandalkan tampilan. Di konfigurasi dasar, perusahaan membekalinya dengan prosesor Core Ultra 5 226V, yang memiliki delapan inti dan grafis terintegrasi Arc 130V.
Spesifikasi dasar yang ditawarkan
Untuk menunjang kinerja harian, Lenovo menyematkan RAM LPDDR5X-8533 berkapasitas 16 GB pada konfigurasi awal. Kombinasi ini menunjukkan bahwa perangkat tersebut diarahkan untuk kebutuhan modern yang memerlukan efisiensi daya sekaligus respons yang tetap cepat.
Layar yang digunakan juga tidak dibuat sembarangan. Panel IPS 1600p pada laptop ini memiliki cakupan warna 100% sRGB, kecerahan puncak 400 nits, dan refresh rate 120 Hz.
Konektivitas dan pilihan penyimpanan
Pada sisi koneksi, konfigurasi dasar sudah mendukung Wi-Fi 6. Opsi ini membuat laptop tetap relevan untuk dipakai di rumah, kantor, maupun tempat umum yang membutuhkan koneksi stabil.
Bagian penyimpanan turut menjadi poin menarik karena Lenovo menyiapkan kapasitas hingga 1 TB melalui slot M.2 2242. Pada konfigurasi tertentu, perusahaan juga menyediakan opsi Wi-Fi 7 untuk pengguna yang menginginkan konektivitas nirkabel yang lebih baru.
Ada varian lebih kencang
Lenovo tidak hanya menyiapkan satu model untuk semua kebutuhan. Di pasar Australia, tersedia varian yang memakai Core Ultra 7 256V dan diklaim sekitar 6% lebih cepat di benchmark CPU.
Peningkatan itu juga terlihat pada sisi grafis, dengan performa yang disebut lebih dari 25% unggul pada beban kerja GPU dibanding Core Ultra 5 226V. Sebagai konsekuensinya, harga varian Core Ultra 7 disebut sekitar 13% lebih mahal.
Pilihan layar yang lebih berlapis
Selain panel IPS 1600p, Lenovo juga menawarkan panel OLED 1200p dengan refresh rate 60 Hz. Opsi ini ditujukan bagi pengguna yang lebih memprioritaskan karakter visual panel OLED.
Namun, pilihan tersebut membawa dampak pada daya tahan baterai. Estimasi resmi untuk varian OLED turun lebih dari 15% menjadi 19,5 jam, meski angka itu masih tergolong panjang untuk ukuran laptop tipis 14 inci.
Lenovo menyebut IdeaPad Slim 5 Ultra akan hadir di pasar lain pada akhir bulan ini. Dengan kombinasi baterai besar, opsi layar berbeda, serta pilihan prosesor dan konektivitas yang beragam, laptop ini diposisikan sebagai perangkat serbaguna yang tetap fokus pada mobilitas.
Source: www.notebookcheck.net






