IHSG Langsung Tertekan di Awal Juni, Mayoritas Saham Melemah Sejak Pembukaan

Author: Redaksi Android62

IHSG memulai perdagangan akhir Juni dengan tekanan besar dan langsung terkoreksi 1,29 persen pada pembukaan. Dalam hitungan menit, indeks acuan Bursa Efek Indonesia itu bergerak makin rendah dan sempat menyentuh 5.745,82.

Pada pukul 09.05, pelemahan IHSG tercatat 74,96 poin. Data perdagangan RTI menunjukkan indeks sempat dibuka di level 5.801,45 sebelum koreksi berlanjut tidak lama setelah pasar berjalan.

Tekanan jual masih dominan

Pergerakan negatif tersebut sejalan dengan dominasi saham yang melemah di bursa. Tercatat 330 saham turun, sedangkan 139 saham menguat dan 170 saham bergerak stagnan.

Kondisi ini memperlihatkan tekanan jual masih lebih kuat dibanding minat beli pada sesi pagi. Akibatnya, IHSG belum mampu bertahan di area pembukaan dan terus bergerak di zona merah.

Transaksi tetap aktif meski indeks turun

Di tengah pelemahan itu, pasar tetap mencatat aktivitas transaksi yang tinggi. Volume perdagangan mencapai 1,02 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 1 triliun.

Frekuensi perdagangan juga tercatat 98.326 kali, menunjukkan pelaku pasar tetap aktif merespons arah indeks sejak awal sesi. Situasi seperti ini kerap membuat investor menunggu kepastian arah pergerakan sebelum mengambil posisi lebih besar.

Secara kumulatif, IHSG masih berada dalam tekanan panjang sejak awal tahun. Indeks tercatat turun 33,51 persen dan melemah 20,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pelemahan pada pembukaan akhir Juni itu menegaskan bahwa sentimen negatif muncul cepat dan langsung memengaruhi pergerakan pasar saham Indonesia. Selama tekanan pada saham-saham yang turun masih lebih besar, IHSG sulit keluar dari zona merah pada sesi pagi.

Berita Terbaru