Indonesia menutup Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026 dengan tujuh gelar juara, capaian yang menegaskan kuatnya regenerasi bulu tangkis junior nasional di ajang ini. Dari 14 nomor yang dipertandingkan, hasil tersebut sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara dengan koleksi gelar terbanyak.
Dominasi itu paling terasa di sektor Taruna U19. Indonesia merebut tunggal putra melalui Radithya Bayu Wardhana, lalu menambah dua gelar lain lewat ganda putra Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang dan ganda putri Adelia Nirul M./Yashinta Ristyana Putri.
Di kategori Remaja U17, Indonesia juga mengamankan dua gelar. Alvin Jefferson Kusuma memenangkan tunggal putra, sedangkan pasangan Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani merebut ganda campuran dalam sesama final sesama wakil Indonesia.
Pada Pemula U15, Indonesia menambah satu gelar lewat Muhammad Kenzie Iddo Kurniawan/Leo Kenzie Putra Pratama di ganda putra. Satu gelar lain datang dari Remaja U17 tunggal putra lewat kemenangan ketat Alvin Jefferson Kusuma atas Taisei Kushima.
Jaya Raya Tetap Juara Umum di Kandang Sendiri
Meski Indonesia memanen tujuh gelar, PB Jaya Raya tetap keluar sebagai juara umum. Tuan rumah meraih empat gelar dari total 14 nomor, sedangkan PB Djarum Kudus mengoleksi tiga gelar dan Thailand juga membawa pulang tiga gelar.
Final turnamen ini digelar di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, pada Minggu (12/7/2026). Dalam acara penutupan, Ketua Umum PB Jaya Raya Susy Susanti menyampaikan rasa syukur atas hasil yang kembali menempatkan klubnya sebagai penguasa klasemen gelar.
“Kami bersyukur bisa kembali menjadi juara umum,” ujar Susy. Ia menilai pencapaian tersebut lahir dari kerja keras pemain, pelatih, pengurus klub, serta dukungan Yayasan Pembangunan Jaya Raya.
PBSI Soroti Nilai Strategis Turnamen Junior
Sekjen PBSI Ricky Subagja memberi apresiasi atas konsistensi PB Jaya Raya dalam menggelar turnamen junior bertaraf internasional ini. Menurut dia, ajang seperti ini penting untuk memunculkan atlet muda berbakat yang berpeluang memperkuat Pelatnas PBSI pada masa mendatang.
Ricky juga menilai sektor ganda menunjukkan banyak bibit potensial yang bisa dipantau tim pemandu bakat. Ia berharap turnamen seperti ini semakin dikenal luas dan dapat diikuti pemain dari Eropa serta Amerika Serikat.
Kabid Binpres PBSI Eng Hian menambahkan bahwa Jaya Raya Junior International Grand Prix bukan sekadar arena perebutan gelar, tetapi juga wadah penting untuk pemantauan talenta. Dengan makin banyak peserta dari berbagai negara, kualitas persaingan diharapkan terus meningkat.
Eng Hian menyebut PBSI sudah menurunkan Binpresda untuk ikut memantau pemain-pemain potensial di seluruh turnamen junior. Ia menegaskan langkah itu diharapkan mempercepat lahirnya generasi baru bulu tangkis Indonesia yang siap bersaing di level dunia.
Hasil Final Jaya Raya Junior International GP 2026
| Kategori | Nomor | Juara | Skor Final |
|---|---|---|---|
| Pemula U15 | Tunggal Putra | Tenka Hirashima (Jepang) | vs Revie Israel Lumoindong (Indonesia) 21-18, 21-16 |
| Pemula U15 | Tunggal Putri | Napatcha Choksakulporn (Thailand) | vs Nadda Krirkkitaya (Thailand) 21-19, 21-19 |
| Pemula U15 | Ganda Putra | Muhammad Kenzie Iddo Kurniawan/Leo Kenzie Putra Pratama (Indonesia) | vs Nopporn Chaipar/Rabchai Vongvai (Thailand) 21-17, 21-16 |
| Pemula U15 | Ganda Putri | Nadda Krirkkitaya/Shanitzada Whantongkhum (Thailand) | vs Orizae Ganesha Jofi/Laura Leydisya (Indonesia) 21-6, 21-9 |
| Remaja U17 | Tunggal Putra | Alvin Jefferson Kusuma (Indonesia) | vs Taisei Kushima (Jepang) 24-22, 22-20 |
| Remaja U17 | Tunggal Putri | Mau Masuda (Jepang) | vs Kungkaek Kakanik (Thailand) 21-14, 16-21, 21-16 |
| Remaja U17 | Ganda Putra | Arybka Okta Disabian/Muhammad Zilazik Artando Zakaria (Indonesia) | vs Darell Fayi Aflah/Han Liang Gunawan (Indonesia) 21-11, 21-15 |
| Remaja U17 | Ganda Putri | Khongkwan Roensri/Pimnapha Thanatanantaphong (Thailand) | vs Aura Nadin Gunawan/Afizzah Rahmadhani (Indonesia) 21-14, 21-15 |
| Remaja U17 | Ganda Campuran | Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Indonesia) | vs Rhama Madsuba Praduwartha/Willa Renasya (Indonesia) 21-17, 21-16 |
| Taruna U19 | Tunggal Putra | Radithya Bayu Wardhana (Indonesia) | vs Boon Le Lim (Malaysia) 21-13, 21-9 |
| Taruna U19 | Tunggal Putri | Ip Sum Yau (Hong Kong) | vs Micah Genares Cruz (AS) 21-12, 25-23 |
| Taruna U19 | Ganda Putra | Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang (Indonesia) | vs Faizal Pangestu/Anju Siahaan (Indonesia) 16-21, 21-17, 21-17 |
| Taruna U19 | Ganda Putri | Adelia Nirul M./Yashinta Ristyana Putri (Indonesia) | vs Au-Yeung Wing Chi/Chu Wing Chi (Hong Kong) 18-21, 21-18, 21-13 |
| Taruna U19 | Ganda Campuran | Cheung Sai Shing/Chu Win Chi (Hong Kong) | vs Cheng Ying Kit/Au-Yeung Wing Chi (Hong Kong) 21-14, 3-2 (ret) |
Di balik hasil itu, Indonesia tampil paling menonjol di nomor-nomor ganda dan beberapa sektor tunggal pada kelompok usia atas. Pencapaian tersebut membuat persaingan di turnamen junior ini berjalan ketat, sekaligus memperlihatkan peta kekuatan pembinaan yang masih terjaga di level nasional.
