Kegagalan Uruguay di Piala Dunia 2026 berujung pada perubahan besar di kursi pelatih. Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF) menunjuk Diego Forlan sebagai pelatih kepala sementara setelah Marcelo Bielsa mengundurkan diri.
Langkah ini diambil di tengah kebutuhan mendesak untuk menenangkan situasi tim dan memulihkan kepercayaan diri La Celeste. Uruguay baru saja mencatat salah satu penampilan terburuk mereka di turnamen terbesar sepak bola dunia.
Uruguay Tersingkir Tanpa Kemenangan
Uruguay finis di posisi ketiga Grup H dengan dua poin, di bawah Spanyol yang mengoleksi tujuh poin dan Tanjung Verde dengan tiga poin. Arab Saudi juga meraih dua poin, tetapi Uruguay tetap tak mampu keluar sebagai salah satu dari dua tim teratas grup.
Dalam tiga pertandingan, Uruguay tidak meraih satu pun kemenangan. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi, lalu seri 2-2 kontra Tanjung Verde, sebelum kalah 0-1 dari Spanyol.
| Laga Uruguay di Grup H | Skor | Hasil |
|---|---|---|
| Arab Saudi vs Uruguay | 1-1 | 1 poin |
| Uruguay vs Tanjung Verde | 2-2 | 1 poin |
| Uruguay vs Spanyol | 0-1 | 0 poin |
Hasil itu membuat Uruguay menjadi satu-satunya wakil Amerika Selatan yang tidak lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Marcelo Bielsa kemudian mengambil tanggung jawab penuh atas eliminasi tersebut dan memutuskan mundur dari jabatannya.
Kontrak Bielsa memang sudah dijadwalkan berakhir setelah turnamen, dan sejak awal ia menyebut pekerjaannya akan selesai usai Piala Dunia. Kondisi itu membuat AUF bergerak cepat mencari figur baru untuk menjaga stabilitas tim dalam masa transisi.
Forlan Diminta Jaga Identitas Tim
Penunjukan Forlan juga memiliki arti simbolis karena ia dikenal sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Uruguay. AUF berharap pengaruh dan wibawanya bisa membantu menyatukan pemain berpengalaman dengan generasi baru.
Forlan akan memimpin tim senior dalam kualifikasi Piala Dunia 2030 pada September, Oktober, dan November. Setelah itu, ia akan mendampingi Uruguay dalam rangkaian laga persahabatan hingga Maret 2027.
| Peran Forlan | Agenda | Periode |
|---|---|---|
| Pelatih kepala sementara Uruguay senior | Kualifikasi Piala Dunia 2030 | September, Oktober, November |
| Pelatih kepala Uruguay U-20 | Kejuaraan U-20 Amerika Selatan | Januari 2027 |
| Pelatih sementara Uruguay senior | Laga persahabatan | Hingga Maret 2027 |
Kontrak awal Forlan sebagai pelatih sementara akan berlangsung sampai Maret 2027 sebelum AUF melakukan evaluasi menyeluruh. Keputusan jangka panjang untuk kursi pelatih kepala juga akan dipengaruhi oleh pemilihan presiden yang akan datang di dalam asosiasi.
Meski pengalaman kepelatihannya masih terbatas, Forlan pernah menangani Penarol pada 2020 dalam sebelas pertandingan dan Atenas de San Carlos di divisi kedua Uruguay selama dua belas pertandingan. AUF kini menaruh harapan pada figur nasional yang dihormati untuk membawa Uruguay keluar dari periode sulit ini.
