Enam Set Bersih Mengantar Indonesia ke Semifinal, Vietnam Menjadi Ujian Berikutnya

Timnas Voli Putra Indonesia melangkah ke semifinal SEA V Cup 2026 tanpa kehilangan satu set pun dalam dua pertandingan fase grup. Kepastian itu diraih setelah Indonesia menundukkan tuan rumah Filipina dengan skor 3-0 di Candon City Arena, Ilocos, Jumat (17/7/2026).

Kemenangan tersebut membuat Indonesia tidak perlu menanti hasil pertandingan lain untuk memastikan tempat di empat besar. Vietnam telah menunggu sebagai lawan Indonesia pada laga semifinal yang dijadwalkan berlangsung besok.

Servis dan Penerimaan Disiapkan untuk Vietnam

Tim pelatih menaruh perhatian pada kualitas servis menjelang pertemuan dengan Vietnam. Outside hitter dan opposite diharapkan dapat memberikan servis yang lebih berani untuk menghambat pembangunan serangan lawan.

Penerimaan bola juga menjadi aspek penting agar Indonesia memiliki lebih banyak pilihan dalam menyusun serangan. Asisten Pelatih Timnas Indonesia Nur Widayanto menegaskan perbaikan pada aspek itu akan terus diupayakan.

“Hal itu juga akan kami imbangi dengan berusaha agar besok penerimaan bola kami lebih bagus,” tegas Nur dalam keterangan PBVSI. Fokus tersebut muncul setelah Indonesia menghadapi tekanan pada set ketiga saat melawan Filipina.

Set Ketiga Berjalan Paling Ketat

Indonesia mengamankan kemenangan atas Filipina melalui skor 25-20, 25-23, dan 27-25. Set terakhir menjadi bagian paling ketat karena Indonesia sempat tertinggal beberapa angka.

Penerimaan bola yang kurang sempurna pada fase itu membuat variasi serangan Indonesia berkurang. Gumilar kemudian masuk pada set ketiga untuk membantu tim keluar dari situasi tersebut.

Indonesia akhirnya mampu menutup set penentuan dengan kemenangan 27-25. Hasil itu sekaligus memperpanjang catatan sempurna Merah Putih sepanjang penyisihan Pul A.

LawanHasilSkor Set
KambojaMenang 3-025-18, 25-18, 25-21
FilipinaMenang 3-025-20, 25-23, 27-25

Rotasi Menunjukkan Kedalaman Skuad

Pelatih tidak hanya mengandalkan satu komposisi pemain saat menghadapi Filipina. Pada set kedua, Dio dan Rama Fazza masuk menggantikan Alfin Daniel serta Fauzan Nibras.

Tedi Oka dan Sigit Ardian juga mendapat kesempatan bermain dalam laga tersebut. Nur menyebut pergantian pemain itu telah disiapkan setelah tim pelatih mempelajari materi pemain Filipina.

Menurut Nur, kualitas antara pemain utama dan pelapis tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh. Kondisi itu memungkinkan rotasi tetap berjalan tanpa menghilangkan daya saing tim di lapangan.

Strategi Awal Menekan Tuan Rumah

Farhan Halim dan rekan-rekannya turun dengan susunan pemain utama pada set pertama. Pilihan itu diambil untuk memberikan tekanan sejak awal kepada tim tuan rumah.

Nur menilai pola serangan Filipina dapat diantisipasi dengan cukup baik oleh blok Indonesia. Bola kedua atau bola sisa yang cenderung tinggi membuat arah serangan lawan lebih mudah dibaca.

“Pada set pertama kami memasang tim utama. Untuk mengantisipasi serangan Filipina tidak terlalu sulit karena bola sisa atau bola kedua mereka cenderung tinggi,” kata Nur.

Sebelum menghadapi Filipina, Indonesia juga membukukan kemenangan 3-0 atas Kamboja pada Kamis (16/7/2026). Dua kemenangan tersebut menempatkan Indonesia sebagai tim yang menyapu enam set pada fase grup sebelum menghadapi Vietnam.

Source: sport.detik.com
Berita Terkait