Inter Milan Tambah Trofi Coppa Italia Ke-10, Juventus Kini Makin Dekat Dibayangi Chivu

Author: Redaksi Android62

Inter Milan menutup final Coppa Italia 2025/2026 dengan hasil yang sangat meyakinkan. Kemenangan 2-0 atas Lazio di Stadion Olimpico, Roma, bukan hanya memberi trofi, tetapi juga mengantar Nerazzurri meraih gelar ganda pada musim ini.

Hasil itu mempertegas musim debut Cristian Chivu di kursi pelatih kepala. Satu trofi langsung hadir pada musim pertamanya, dan pencapaian itu membuat awal kepemimpinannya punya bobot besar.

Inter tidak menunggu lama untuk mengambil kendali pertandingan. Sejak menit awal, mereka tampil agresif dan memaksa Lazio bertahan lebih dalam.

Peluang pertama datang dari Lautaro Martinez pada menit ke-12. Sundulannya belum mengarah tepat ke sasaran, tetapi tekanan Inter terus berlanjut dan segera membuahkan hasil.

Gol pembuka lahir pada menit ke-14 lewat situasi yang memaksa Lazio kehilangan ketenangan. Umpan silang Federico Dimarco disambut sundulan Marcus Thuram, lalu bola mengenai tubuh Adam Marusic dan berbelok masuk ke gawang sendiri.

Keunggulan cepat itu membuat Inter bermain lebih lepas. Aliran serangan mereka tetap rapi, sementara Lazio sulit keluar dari tekanan di fase awal laga.

Menjelang turun minum, Inter kembali menambah jarak. Kali ini Lautaro Martinez menyelesaikan umpan matang Denzel Dumfries pada menit ke-35 untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Gol tersebut memperlihatkan dominasi Inter di babak pertama. Dengan dua gol cepat, tim asuhan Chivu bisa mengatur tempo dan membuat Lazio lebih berhati-hati dalam membangun serangan.

Meski unggul nyaman, Inter tidak kehilangan disiplin setelah jeda. Struktur permainan mereka tetap terjaga dan ruang bagi Lazio untuk melakukan serangan balik tetap sangat terbatas.

Lazio memang berusaha bangkit pada babak kedua. Namun, peluang bersih yang mereka dapatkan tetap sedikit dan tidak cukup untuk mengubah arah pertandingan.

Ancaman terbesar datang pada menit ke-75 melalui tembakan keras Boulaye Dia dari dalam kotak penalti. Josep Martinez bereaksi cepat dan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Inter tetap aman.

Tidak ada gol tambahan sampai peluit akhir berbunyi. Skor 2-0 memastikan Inter membawa pulang trofi Coppa Italia ke-10 dalam sejarah klub.

Catatan itu juga menempatkan Inter sebagai tim tersukses kedua di ajang Coppa Italia. Mereka masih berada di bawah Juventus, yang memimpin daftar peraih gelar dengan 15 trofi.

Bagi Inter, trofi ini menegaskan konsistensi mereka di laga besar sepanjang musim. Keberhasilan meraih Serie A lebih dulu, lalu menutup musim dengan Coppa Italia, membuat capaian mereka terasa lengkap.

Lazio menurunkan Edoardo Motta, Nuno Tavares, Alessio Romagnoli, Mario Gila, Adam Marusic, Kenneth Taylor, Patric, Toma Basic, Mattia Zaccagni, Tijjani Noslin, dan Gustav Isaksen. Inter tampil dengan Josep Martinez, Alessandro Bastoni, Manuel Akanji, Yann Bisseck, Federico Dimarco, Petar Sucic, Piotr Zielinski, Nicolo Barella, Denzel Dumfries, Lautaro Martinez, dan Marcus Thuram.

Pergantian pemain juga mewarnai laga final ini. Inter memasukkan Carlos Augusto, Mkhitaryan, Luis Henrique, Yoan Bonny, dan Diouf, sedangkan Lazio mencoba mengubah jalannya pertandingan lewat Lazzari, Rovella, Pedro, Boulaye Dia, dan Cancellieri dari bangku cadangan.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru