Iran Klaim Serang F-18 AS di Yordania dan Armada Kelima di Bahrain

Iran mengklaim telah menyerang sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di Bahrain, Yordania, dan Kuwait dalam rangkaian operasi yang mereka sebut terus meluas di kawasan. Salah satu sasaran yang disebut paling menonjol adalah pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain, yang diklaim mengalami kerusakan pada pusat kendali komando, pusat manajemen dukungan angkatan laut, gudang, dan tangki bahan bakar.

Dalam pernyataan yang disiarkan IRIB, Korps Garda Republik Iran atau IRGC menyebut serangan itu terjadi pada gelombang terbaru operasi mereka. Iran juga mengatakan fasilitas logistik dan dukungan utama militer AS di Mina Abdullah, Kuwait, turut dibakar dan dihancurkan dalam gelombang keempat operasi “Nasr 2”.

Sasaran di Azraq dan Bahrain

Iran menyebut drone peledaknya menargetkan area yang menampung jet tempur F-18 dan hanggar peralatan besar di pangkalan udara Azraq, Yordania. Menurut klaim yang dikutip CNN Indonesia, lokasi itu disebut menjadi sasaran untuk kedua kalinya dalam operasi yang sama.

Di Bahrain, IRGC mengklaim fasilitas militer AS di pangkalan Armada Kelima ikut menjadi target utama. Pernyataan Iran menggambarkan sasaran tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan serangan ke titik-titik strategis militer AS di Asia Barat.

LokasiSasaran yang DiklaimKeterangan Iran
Azraq, YordaniaArea jet tempur F-18 dan hanggar peralatan besarDisebut berhasil ditargetkan untuk kedua kalinya
BahrainFasilitas militer AS di pangkalan Armada KelimaIRGC mengklaim pusat komando, dukungan, gudang, dan tangki bahan bakar hancur
Mina Abdullah, KuwaitPusat logistik dan dukungan utama militer ASDiklaim “dibakar dan dihancurkan” dalam gelombang keempat operasi “Nasr 2”

Pernyataan resmi dan eskalasi klaim

Rangkaian klaim itu disampaikan Iran melalui televisi pemerintah dan pernyataan IRGC pada Selasa, 14/7, waktu setempat. Dalam fase kedelapan operasi “Saeqeh”, militer Iran menyatakan mereka kembali meluncurkan gelombang serangan drone ke target-target yang disebut sebagai pangkalan militer AS di kawasan.

Hingga informasi ini disampaikan, belum ada keterangan dalam laporan tersebut yang memuat konfirmasi terpisah dari pihak Amerika Serikat mengenai klaim kerusakan di Bahrain, Yordania, maupun Kuwait. Namun, pernyataan Iran menunjukkan bahwa daftar sasaran yang mereka umumkan kini tidak lagi terbatas pada satu negara.

Perluasan klaim serangan itu memperlihatkan meningkatnya tensi di wilayah yang menjadi jalur penting kehadiran militer AS. Azraq, Bahrain, dan Mina Abdullah kini disebut Iran sebagai bagian dari rangkaian target yang dihantam dalam operasi yang terus mereka gaungkan melalui saluran resmi negara.

Daftar lokasi yang disebut Iran

Selain menekankan serangan ke Yordania dan Bahrain, Iran juga memasukkan Kuwait ke dalam daftar target yang diklaim terkena gelombang operasi terbaru. Pola ini menunjukkan serangan yang diumumkan Iran bukan hanya menyasar satu pangkalan, tetapi beberapa titik pendukung militer AS yang tersebar di kawasan.

Dengan demikian, klaim terbaru Iran menempatkan fasilitas udara, pusat komando, gudang, hingga infrastruktur logistik dalam satu rangkaian operasi yang sama. Seluruh informasi itu sejauh ini bersumber dari pernyataan militer Iran dan siaran IRIB yang dikutip CNN Indonesia.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terkait